Rabu, 27 April 2011

PERTUMBUHAN EKONOMI


I.DEFINISI PERTUMBUHAN EKONOMI

Pertumbuhan ekonomi adalah proses dimana terjadi kenaikan produk nasional bruto riil atau pendapatan nasional riil. Jadi perekonomian dikatakan tumbuh atau berkembang bila terjadi pertumbuhan outputriil. Definisi pertumbuhan ekonomi yang lain adalah bahwa pertumbuhan ekonomi terjadi bila ada kenaikan output perkapita. Pertumbuhan ekonomi menggambarkan kenaikan taraf hidup diukur dengan output riil per orang.

II.PERTUMBUHAN EKONOMI DAN KENAIKAN PRODUKTIVITAS

Sementara negara-negara miskin berpenduduk padat dan banyak hidup pada taraf batas hidup dan mengalami kesulitan menaikkannya, beberapa negara maju seperti Amerika Serikat dan Kanada, negara-negara Eropa Barat, Australia, Selandia Baru, dan Jepang menikmati taraf hidup tinggi dan terus bertambah.Pertambahan penduduk berarti pertambahan tenaga kerja serta berlakunya hukum Pertambahan Hasil yang Berkurang mengakibatkan kenaikan output semakin kecil, penurunan produk rata-rata serta penurunan taraf hidup. Sebaliknya kenaikan jumlah barang-barang kapital, kemajuan teknologi, serta kenaikan kualitas dan keterampilan tenaga kerja cenderung mengimbangi berlakunya hukum Pertambahan Hasil yang Berkurang. Penyebab rendahnya pendapatan di negara-negara sedang berkembang adalah berlakunya hukum penambahan hasil yang semakin berkurang akibat pertambahan penduduk sangat cepat, sementara tak ada kekuatan yang mendorong pertumbuhan ekonomi berupa pertambahan kuantitas dan kualitas sumber alam, kapital, dan kemajuan teknologi.


III.PERMINTAAN AGREGRATIF DAN PERTUMBUHAN EKONOMI

Pada gambar ini dianggap bahwa tingkat PNN kesempatan kerja penuh pada thaun 1998 A sebesar 26 trilyun rupiah dan skedul permintaan agregratifnya adalah C+I+C1 hingga tingkat PNN kesempatan kerja penuh dapat dicapai karena sama dengan tingkat pendapatan keseimbangannya.Misalkan terjadi pertumbuhan kapasitas produksi akibat adanya pertambahan sumber-sumber pertumbuhan ekonommi hingga tingkat PNN kesempatan kerja penuh pada tahun berikutnya yaitu pada tahun 1998 B menjadi 27 trilyun rupiah atau kenaikan sebesar kira-kira 4% dalam output riil.Agar potensi produksi total dapat direalisasikan maka permintaan agregratif harus naik dengan laju pertumbuhan yang cukup untuk memelihara tingkat kesempatan kerja penuh.Karenanya permintaan agregratif harus bergeser keatas menjadi C+I+C2. Bila tidak atau naik secara lebih kecil maka kenaikan kapasitas produksi tak dapat direalisasikan dan dimanfaatkan.Gambar ini menunjukkan aspek penciptaan pendapatan oleh komponen pengeluaran investasi neto.

IV.TEORI DAN MODEL PERTUMBUHAN EKONOMI

 

Dalam zaman ahli ekonomi klasik, seperti Adam Smith dalam buku karangannya yang berjudul An Inguiry into the Nature and Causes of the Wealt Nations, menganalisis sebab berlakunya pertumbuhan ekonomidan factor yang menentukan pertumbuhan ekonomi. Setelah Adam Smith, beberapa ahli ekonomi klasik lainnya seperti Ricardo, Malthus, Stuart Mill, juga membahas masalah perkembangan ekonomi .     

A.Teori Inovasi Schum Peter

Pada teori ini menekankan pada faktor inovasi enterpreneur sebagai motor penggerak pertumbuhan ekonomi kapitalilstik.Dinamika persaingan akan mendorong hal ini.

B.Model Pertumbuhan Harrot-Domar

Teori ini menekankan konsep tingkat pertumbuhan natural.Selain kuantitas faktor produksi tenaga kerja diperhitungkan juga kenaikan efisiensi karena pendidikan dan latihan.Model ini dapat menentukan berapa besarnya tabungan atau investasi yang diperlukan untuk memelihar tingkat laju pertumbuhan ekonomi natural yaitu angka laju pertumbuhan ekonomi natural dikalikan dengan nisbah kapital-output.

C.Model Input-Output Leontief.
Model ini merupakan gambaran menyeluruh tentang aliran dan hubungan antarindustri. Dengan menggunakan tabel ini maka perencanaan pertumbuhan ekonomi dapat dilakukan secara konsisten karena dapat diketahui gambaran hubungan aliran input-output antarindustri. Hubungan tersebut diukur dengan koefisien input-output dan dalam jangka pendek/menengah dianggap konstan tak berubah .

D.Model Pertumbuhan Lewis

Model ini merupakan model yang khusus menerangkan kasus negar sedang berkembang banyak(padat)penduduknya.Tekanannya adalah pada perpindahan kelebihan penduduk disektor pertanian ke sektor modern kapitalis industri yang dibiayai dari surplus keuntungan.

E.Model Pertumbuhan Ekonomi Rostow

Model ini menekankan tinjauannya pada sejarah tahp-tahap pertumbuhan ekonomi serta ciri dan syarat masing-masing. Tahap-tahap tersebut adalah tahap masyarakat tradisional, tahap prasyarat lepas landas, tahap lepas landas, ahap gerakan ke arah kedewasaan, dan akhirnya tahap konsimsi tinggi.

V.NEGARA BERKEMBANG DAN FAKTOR PERTUMBUHANNYA


A.Ciri-ciri negara sedang berkembang


1.   Tingkat pendapatan rendah,sekitar US$300 perkapita per tahun.
2.   Jumlah penduduknya banyak dan padat perkilo meter perseginya.
3.   Tingkat pendidikan rakyatnya rendah dengan tingkat buta aksara tinggi.
4.   Sebagian rakyatnya bekerja disektor pertanian pangan secara tak               produktif,sementara hanya sebagian kecil rakyatnya bekerja disektor industri.Produktifitas kerjanya rendah.
5.   Kuantitas sumber-sumber alamnya sedikit serta kualitasnya rendah.Kalau    mempunyai sumber-sumber alam yang memadai namun belum diolah atau belum dimanfaatkan.
6.   Mesin-mesin produksi serta barang-barang kapital yang dimiliki dan digunakan hanya kecil atau sedikit jumlahnya.
7.   Sebagian besar dari mereka merupakan negara-negara baru diproklamasikan kemerdekaannya dari penjajahan kira-kira satu atau dua dekade.

B.Transisi kependudukan


Yang mencerminkan kenaikan taraf hidup rakyat di suatu negara adalah besarnya tabungan dan akumulasi kapital dan laju pertumbuhan penduduknya. Laju pertumbuhan yang sangat cepat di banyak negara sedang berkembang nampaknya disebabkan oleh fase atau tahap transisi demografi yang dialaminya. Negara-negara sedang berkembang mengalami fase transisi demografi di mana angka kelahiran masih tinggi sementara angka kematian telah menurun. Kedua hal ini disebabkan karena kemajuan pelayanan kesehatan yang menurun angka kematian balita dan angka tahun harapan hidup. Ini terjadi pada fase kedua dan ketiga dalam proses kependudukan. Umumnya ada empat tahap dalam proses transisi, yaitu:
Tahap 1:
Masyarakat pra-industri, di mana angka kelahiran tinggi dan angka kematian tinggi menghasilkan laju pertambahan penduduk rendah;
Tahap 2:
Tahap pembangunan awal, di mana kemajuan dan pelayanan kesehatan yang lebih baik menghasilkan penurunan angka kelahiran tak terpengaruh karena jumlah penduduk naik.
Tahap 3:
Tahap pembangunan lanjut, di mana terjadi penurunan angka kematian balita, urbanisasi, dan kemajuan pendidikan mendorong banyak pasangan muda berumah tangga menginginkan jumlah anak lebih sedikit hingga menurunkan angka kelahiran. Pada tahap ini laju pertambahan penduduk mungkin masih tinggi tetapi sudah mulai menurun;
Tahap 4:
Kemantapan dan stabil, di mana pasangan-pasangan berumah tangga melaksanakan pembatasan kelahiran dan mereka cenderung bekerja di luar rumah. Banyaknya anak cenderung hanya 2 atau 3 saja hingga angka pertambahan neto penduduk sangat rendah atau bahkan mendekati nol.

C. Faktor penggerak pertumbuhan ekonomi dalam menanggulangi kemiskinan

Dua hal esensial harus dilakukan untuk mencapai pertumbuhan ekonomi adalah, pertama sumber-sumber yang harus digunakan secara lebih efisien. Ini berarti tak boleh ada sumber-sumber menganggur dan alokasi penggunaannya kurang efisien.Yang kedua, penawaran atau jumlah sumber-sumber atau elemen-elemen pertumbuhan tersebut haruslah diusahakan pertambahannya.Elemen-elemen yang memacu pertumbuhan ekonomi tersebut adalah sebagai berikut.
1.  Sumber-sumber Alam
Elemen ini meliputi luasnya tanah, sumber mineral dan tambang, iklim, dan lain-lain. Beberapa negara sedang berkembang sangat miskin akan sumber-sumber alam, sedikitnya sumber-sumber alam yang dimiliki meruoakan kendala cukup serius. Dibandingkan dengan sedikitnya kuantitas serta rendahnya persediaan kapital dan sumber tenaga manusia maka kendala sumber alam lebih serius.
2   .Sumber-sumber Tenaga Kerja
Masalah di bidang sumber daya manusia yang dihadapi oleh negara-negara sedang berkambang pada umumnya adalah terlalu banyaknya jumlah penduduk, pendayagunaannya rendah, dan kualitas sumber-sumber daya tenaga kerja sangat rendah.
3.  Kualitas Tenaga Kerja yang Rendah
Negara-negara sedang berkembang tak mampu mengadakan investasi yang memadai untuk menaikkan kualitas sumber daya manusia berupa pengeluaran untuk memelihara kesehatan masyarakat serta untuk pendidikan dan latihan kerja.
4  .Akumulasi Kapital
Untuk mengadakan akumulasi kapital diperlukan pengorbanan atau penyisihan konsumsi sekarang selama beberapa decade. Di negara sedang berkembang, tingkat pendapatan rendah pada tingkat batas hidup mengakibatkan usaha menyisihkan tabungan sukar dilakukan. Akumulasi kapital tidak hanya berupa truk, pabrik baja, plastik dan sebagainya; tetapi juga meliputi proyek-proyek infrastruktur yang merupakan prasyarat bagi industrialisasi dan pengembangan serta pemasaran produk-produk sektor pertanian. Akumulasi kapital sering kali dipandang sebagai elemen terpenting dalam pertumbuhan ekonomi. Usaha-usaha untuk mendorong laju pertumbuhan ekonomi dilakukan dengan memusatkan pada akumulasi kapital. Hal ini karena, pertama, hampir semua negara-negara berkembang mengalami kelangkaan barang-barang kapital berupa mesi-mesin dan peralatan produksi, bangunan pabrik, fasilitas umum dan lain-lain. Kedua, penambahan dan perbaikan kualitas barang-barang modal sangat penting karena keterbatasan tersedianya tanah yang bisa ditanami.

D. Peranan penting pemerintah dalam pertumbuhan ekonomi


1.  Beberapa negara sedang berkembang mengalami ketidak stabilan sosial, politik, dan ekonomi. Ini merupakan sumber yang menghalangi pertumbuhan ekonomi. Adanya pemerintah yang kuat dan berwibawa menjamin terciptanya keamanan dan ketertiban hukum serta persatuan dan perdamaian di dalam negeri. Ini sangat diperlukan bagi terciptanya iklim bekerja dan berusaha yang merupakan motor pertumbuhan ekonomi.
2.  Ketidakmampuan atau kelemahan setor swasta melaksanakan fungsi entreprenurial yang bersedia dan mampu mengadakan akumulasi kapital dan mengambil inisiatif mengadakan investasi yang diperlukan untuk memonitori proses pertumbuhan.
3.  Pertumbuhan ekonomi merupakan hasil akumulasi kapital dan investasi yang dilakukan terutama oleh sektor swasta yang dapat menaikkan produktivitas perekonomian. Hal ini tidak dapat dicapai atau terwujud bila tidak didukung oleh adanya barang-barang dan pelayanan jasa sosial seperti sanitasi dan program pelayanan kesehatan dasr masyarakat, pendidikan, irigasi, penyediaan jalan dan jembatan serta fasilitas komunikasi, program-program latihan dan keterampilan, dan program lainnya yang memberikan manfaat kepada masyarakat.
4.  Rendahnya tabungan-investasi masyarakat (sekor swasta) merupakan pusat atau faktor penyebab timbulnya dilema kemiskinan yang menghambat pertumbuhan ekonomi. Seperti telah diketahui hal ini karena rendahnya tingkat pendapatan dan karena adanya efek demonstrasi meniru tingkat konsumsi di negara-negara maju olah kelompok kaya yang sesungguhnya bias menabung.
5.  Hambatan sosial utama dalam menaikkan taraf hidup masyarakat adalah jumlah penduduk yang sangat besar dan laju pertumbuhannya yang sangat cepat. Program pemerintahlah yang mampu secara intensif menurunkan laju pertambahan penduduk yang cepat lewat program keluarga berencana dan melaksanakan program-program pembangunan pertanian atau daerah pedesaan yang bisa mengerem atau memperlambat arus urbanisasi penduduk pedesaan menuju ke kota-kota besar dan mengakibatkan masalah-masalah social, politis, dan ekonomi.
6.  Pemerintah dapat menciptakan semangat atau spirit untuk mendorong pencapaian pertumbuhan ekonomi yang cepat dan tidak hanya memerlukan pengembangan faktor penawaran saja, yang menaikkan kapasitas produksi masyarakat, yaitu sumber-sumber alam dan manusia, kapital, dan teknologi;tetapi juga faktor permintaan luar negeri. Tanpa kenaikkan potensi produksi tidak dapat direalisasikan.

E.Strategi pertumbuhan ekonomi        


1.Industrialisasi Versus Pembangunan Pertanian
Pembangunan pertanian bersifat menggunakan teknologi padat tenaga kerja dan secara relatif menggunakan sedikit kapital; meskipun dalam investasi pada pembuatan jalan, saluran dan fasilitas pengairan, dan pengembangan teknologinya. Kenaikan produktivitas sektor pertanian memungkinkan perekonomian dengan menggunakan tenaga kerja lebih sedikit menghasilkan kuantitas output bahan makanan yang sama. Dengan demikian sebagian dari tenaga kerja dapat dipindahkan ke sektor industri tanpa menurunkan output sector pertanian. Di samping itu pembangunan atau kenaikkan produktivitas dan output total sektor pertanian akan menaikan pendapatan di sektor tersebut.

2.Strategi Impor Versus Promosi Ekspor
Stategi industrialisasi via substitusi impor pada dasarnya dilakukan dengan membangun industri yang menghasilkan barang-barang yang semula diimpor. Alternatif kebijakan lain adalah strategi industrialisasi via promosi ekspor. Kebijakan ini menekankan pada industrialisasi pada sektor-sektor atau kegiatan produksi da dalam negeri yang mempunyai keunggulan komparatif hingga dapat memproduksinya dengan biaya rendah dan bersaing dengan menjualnya di pasar internasional. Strategi ini secara relatif lebih sukar dilaksanakan karena menuntut kerja keras agar bisa bersaing di pasar internasional.


3.Perlunya Disertivikasi
Usaha mengadakan disertivikasi bagi negara-negara pengekspor utama minyak dan gas bumi merupakan upaya mempertahankan atau menstabilkan penerimaan devisanya.

VI. ASPEK HUBUNGAN EKONOMI INTERNASIONAL DALAM PERTUMBUHAN EKONOMI

A.Perluasan Perdagangan

Negara-negara maju telah berkembang merupakan sumber atau pensupplai barang-barang kapital. Di samping itu mereka juga merupakan pasar yang luas dan cukup besar yang membeli ekspor hasil-hasil pertanian, pertambangan, bahan mentah, ataupun barang-barang manufaktur oleh negara-negara sedang berkembang. Penurunan harga di pasar dunia akan bahan-bahan mentah produk pertanian ataupun hasil pertambangan akan sama seperti halnya turunnya harga minyak bumi ataupun harga tembaga di pasaran internasional.

B.Aliran Penanaman Modal (Investasi) Asing

Aliran kapital atau investasi asing dari luar negeri baik oleh sector pemerintah maupun swasta asing dapat merupakan suplemen atau pelengkap bagi usaha pemecahan lingkaran setan kemiskinan. Penanaman modal asing banyak bergerak di sektor eksplorasi sumber alam berupa pertambangan, kehutanan, perikanan, dan juga di sektor manufacturing. Swasta asing yang melakukan investasi umumnya merupakan perusahaan besar multinasional.
C.Bantuan Luar Negeri Berupa Hadiah dan Pinjaman
Bantuan asing bisa diberikan secara langsung atau melalui lembaga keuangan internasional. Contoh bantuan langsung berupa hadiah atau pinjaman yang diberikan oleh US-AID (United State Agency for International Development), suatu lembaga bantuan luar negeri pemerintah Amerika Serikat, atau dari badan-badan luar negeri yang serupa dari negara-negara maju telah berkembang lainnya.

98 komentar:

  1. bagus pembahasannya ....

    BalasHapus
    Balasan
    1. Saya telah berpikir bahwa semua perusahaan pinjaman online curang sampai saya bertemu dengan perusahaan pinjaman Suzan yang meminjamkan uang tanpa membayar lebih dulu.

      Nama saya Amisha, saya ingin menggunakan media ini untuk memperingatkan orang-orang yang mencari pinjaman internet di Asia dan di seluruh dunia untuk berhati-hati, karena mereka menipu dan meminjamkan pinjaman palsu di internet.

      Saya ingin membagikan kesaksian saya tentang bagaimana seorang teman membawa saya ke pemberi pinjaman asli, setelah itu saya scammed oleh beberapa kreditor di internet. Saya hampir kehilangan harapan sampai saya bertemu kreditur terpercaya ini bernama perusahaan Suzan investment. Perusahaan suzan meminjamkan pinjaman tanpa jaminan sebesar 600 juta rupiah (Rp600.000.000) dalam waktu kurang dari 48 jam tanpa tekanan.

      Saya sangat terkejut dan senang menerima pinjaman saya. Saya berjanji bahwa saya akan berbagi kabar baik sehingga orang bisa mendapatkan pinjaman mudah tanpa stres. Jadi jika Anda memerlukan pinjaman, hubungi mereka melalui email: (Suzaninvestment@gmail.com) Anda tidak akan kecewa mendapatkan pinjaman jika memenuhi persyaratan.

      Anda juga bisa menghubungi saya: (Ammisha1213@gmail.com) jika Anda memerlukan bantuan atau informasi lebih lanjut

      Hapus
  2. nama : imran firdaus
    nim : 099 104 003
    kelas : A

    untuk menaikkan pertumbuhan ekonomi maka kita harus menaikkan produk domestik bruto atau peendatan nasional. dalam peningkatkan produksi dipengaruhi secara garis besar adalah modal dan tenaga kerja. tapi yang menjadi permasalahan diindonesia memiliki pertumbhan penduduk akan tetapi diimbangi kualitas yang baik. seharusnya untuk memperbaiki masalah ini maka perlu peningkatan teknologi yang dapat memperbaiki dan meningkatkan output riil. kemudian pandangan kita kekapitalis terlalu berlebihan, seharusnya kita melihat sisi positiv dari kapitalis. adanya akumulasi modal dari kapitalis membuat investasi terhadap barang modal seperti mesin dan investasi terhadap para pekerja baru.
    jadi untuk menaikkan pertumbuhan ekonomi diindonesia ini perlu peningkatan teknologi dan memberi kesempatan pada kaum kapitalis dalam investasi

    BalasHapus
  3. nama : imran firdaus
    nim : 099 104 003
    kelas : A

    maaf pak karna komentar sebelumnya kata-katanya tidak lengkap. berikut ini perbaikannya :

    untuk menaikkan pertumbuhan ekonomi maka kita harus menaikkan produk domestik bruto atau pendatan nasional. dalam peningkatkan produksi dipengaruhi 2 faktor pada umumnya adalah modal dan tenaga kerja. tapi yang menjadi permasalahan diindonesia memiliki pertumbuhan penduduk yang tinggi akan tetapi tidak diimbangi kualitas yang baik. seharusnya untuk memperbaiki masalah ini maka perlu peningkatan teknologi yang dapat memperbaiki dan meningkatkan output riil. kemudian pandangan kita kekapitalis terlalu berlebihan, seharusnya kita melihat sisi positiv dari kapitalis. adanya akumulasi modal dari kapitalis membuat investasi terhadap barang modal seperti mesin dan investasi terhadap para pekerja baru yang dapat membantu pertumbuhan ekonomi.
    jadi untuk menaikkan pertumbuhan ekonomi diindonesia ini perlu peningkatan teknologi dan memberi kesempatan pada kaum kapitalis dalam investasi

    BalasHapus
  4. Dalam pembahasan mengenai faktor penggerak ekonomi dalam menanggulangi kemiskinan, terdapat beberapa elemen-elemen yang memacu pertumbuhan ekonomi, salah satunya yaitu sember-sumber alam. Elemen tersebut meliputi luasnya tanah, sumber mineral dan tambang, iklim, dan lain-lain. Beberapa negara sedang berkembang sangat miskin akan sumber-sumber alam, sedikitnya sumber-sumber alam yang dimiliki merupakan kendala cukup serius. Realita hidup dan kehidupan manusia tidak terlepas dari alam dan lingkungannya, karena hal tersebut merupakan hubungan mutualisme dalam tatanan keseimbangan alam dan kehidupannya. Seperti yang kita ketahui bersama bahwa negara Indonesia sangat kaya akan sumber-sumber alam. Sudah sangat dipahami oleh seluruh rakyat Indonesia bahkan dunia bahwa Indonesia merupakan sebuah negeri yang sangat kaya akan sumberdaya alam. Akan tetapi, dibalik kekayaan tersebut, Indonesia juga telah menyimpan sejuta bencana terencana yang takkan mungkin terelakkan bagi generasi mendatang di tanah air Indonesia ini. Sangat disadari oleh berbagai pihak bahwa sumberdaya alam harus dijaga kelestariannya. Begitu banyaknya aktivitas baik dengan menggunakan dana anggaran pemerintah, baik melalui APBD maupun APBN, hingga hibah dan pinjaman dari negara pendonor, yang selalu bertajuk dan mengatasnamakan kelestarian lingkungan hidup dan keberlanjutan sumberdaya alam. Namun senyatanya, belum ada sebuah perubahan nyata di tingkat lapang, selain yang terjadi hanyalah penghambur-hamburan uang yang selalu mengatasnamakan kepentingan rakyat yang nyatanya adalah untuk kepentingan segelintir orang di Indonesia. Ironis bila melihat kondisi saat ini dimana yang utama masihlah sekelompok orang, dimana pengusaha di sektor kehutanan, terutama perkebunan besar, hutan tanaman industri dan industri perkayuan, masih dimanjakan dengan tidak adanya kewajiban studi kelayakan, dan masih adanya pemberian pinjaman tanpa bunga, pinjaman dengan bunga rendah serta penyertaan modal pemerintah, bahkan ketika perusahaan mereka hampir bangkrutpun, masih diberikan infus dana segar agar bisa tetap bertahan hidup, dengan alasan demi pekerja yang senyatanya hingga saat ini juga masih belum diberi upah kerja yang layak. Sementara dalam proses awalnya, pengusaha tersebut selalu melakukan kekuatan militer untuk melalukan penggusuran bahkan disertai penganiayaan terhadap rakyat yang telah hidup dan menggantungkan hidupnya pada sumberdaya alam di sekitar mereka. Kebun-kebun rakyat yang kaya akan jenis dibabat berganti dengan tegakan akasia, sengon, hingga kelapa sawit. Namun kebenaran selalu saja akan terlihat walau setelah menelan banyak korban. Pemerintah Indonesia selalu takut dengan ancaman peradilan internasional yang akan mencekik Indonesia. Padahal selama ini rakyat Indonesia telah dicekik dan dibuat menderita oleh pihak asing. Disinilah selayaknya kita melihat sebuah semangat nasionalisme. Dimana disaat jutaan rakyat Indonesia harus menerima bencana, harus dihilangkan sumber-sumber kehidupan mereka, hingga menerima kekerasan yang dilakukan oleh para perampok sumberdaya alam Indonesia yang menari diatas penderitaan rakyat, semangat nasionalisme harus kembali digaungkan. Permasalahan pemiskinan struktural yang diakibatkan oleh pengusahaan sumberdaya alam oleh segelintir pihak (bahkan pihak asing), yang akhirnya mengakibatkan terpuruknya ekonomi Indonesia beberapa tahun yang lalu, semakin buruknya pelaksanaan pendidikan dan pelayanan kesehatan di negeri ini, hingga berakibat pada semakin tingginya kriminalitas di negeri ini. Tidak satupun badut politikus yang bertanding saat ini memiliki agenda ini. Hal ini lebih disebabkan karena mesin uang para badut tersebut adalah dari perusahaan-perusahaan besar tersebut. Indonesia telah dijual untuk kepentingan segelintir orang yang menyatakan dirinya berkuasa dengan bertamengkan pemerintah dan parlemen. Rakyat harus membangun kembali semangat nasionalisme dengan bergandengan tangan dan bergerak bersama untuk menghancurkan penjajah yang selama ini merampok sumberdaya alam negeri ini.

    BalasHapus
  5. Siti Walida Mustamin1 Mei 2011 pukul 02.01

    Siti Walida Mustamin
    099104029
    Pendidikan Ekonomi Koperasi ( A )
    Assalamu Alaikum…
    Sebagaimana kita melihat pengertian pertumbuhan ekonomi di dalam artikel Bapak, di mana pertumbuhan ekonomi merupakan proses di mana terjadi kenaikan produk nasional bruto riil atau pendapatan nasional riil dan dilanjutkan dengan pertumbuhan ekonomi terjadi bila ada kenaikan ouput perkapita dan pertumbuhan ekonomi menggambarkan kenaikan taraf hidup diukur dengan ouput rill per orang. Pertanyaan yang selanjutnya muncul adalah apakah hanya kenaikan produk nasional bruto dan kenaikan output perkapita yang dijadikan sebagai ukuran pertumbuhan ekonomi? Bagaimana halnya dengan melihat pendapatan perjam kerja dan harapan waktu hidup lahir di mana menunjukkan apakah perumbuhan ekonomi tinggi atau rendah karena terkait dengan kesejahteraan masyarakat di mana dilihat dari gizi masyarakat tersebut. Dan sebagimana yang diketahui bahwa pendapatan perkapita yang dijadikan sebagai ukuran kemakmuran memiliki sedikit kelemahan yaitu diperoleh dengan mencari rata- rata pendapatan. Dengan melihat kelemahan yang dimiliki oleh menghitung pendapatan perkapita tersebut, maka yang menjadi pertanyaan selanjutnya adalah apakah ada ukuran lain yang betul- betul dapat dijadikan sebagai indikator pertumbuhan ekonomi suatu negara?.
    Selanjutnya adalah sebagaimana kita ketahui bersama bahwa Menurut Adam Smith masih ada satu hal yang dapat meningkatkan pertumbuhan ekonomi, yaitu sistem persaingan bebas ( Laissez Faire ). Di mana sistem persaingan bebas memberi kesempatan kepada setiap individu untuk berkembang dan memilih kegiatan ekonomi yang disukai hingga mencapai imbalan jasa yang maksimal ( tertinggi ) tanpa campur tangan pemerintah. Dengan demikian, setiap individu akan terdorong untuk melakukan kegiatan ekonomi yang maksimal dan meningkatkan pertumbuhan ekonomi masyrakat. Pertanyaan yang selanjutnya muncul adalah bagaimana kalau sistem persaingan bebas diterapkan di Indonesia sehinggan bisa menyebabkan peningkatan pertumbuhan ekonomi di Indonesia?.
    Dan selanjutnya adalah Menurut Ricardo dan Malthus, pertumbuhan ekonomi tidak akan terjadi secara terus menerus dalam jangka panjang, tetapi akan mengalami “ stationary state “, yaitu suatu keadaan di mana pertumbuhan ekonomi mengalami stagnasi. Pertanyaan yang kemudian muncul kapan pertumbuhan ekonomi akan mengalami stationary state? Dan apakah hal tesrbut bisa terjadi pada suatu negara secara nyata?
    Dan mungkin sedikit pertanyaan Pak, apakah antara pertumbuhan ekonomi dan pembangunan ekonomi memiliki perbedaan, atau keduanya sama saja!
    Dan mungkin sedikit tambahan sebagaimana yang tertulis dalam artikel Bapak yang mengatakan bahwa elemen- elemen yang memacu pertumbuhan ekonomi adalah salah satunya sumber- sumber alam. Sumber- sumebr alam meruapakan salah satu faktor pemicu pertumbuhan ekonomi sebagaimana yang dinyatakan oleh Adam Smith yaitu sumber daya alam sangat menentukan pertumbuhan PDB. Agar PDBnya meningkat sumber daya alam yang ada harus dimanfaatkan semaksimal mungkin oleh tenaga kerja dan modal yang ada. Dalam pemanfaatan dan pengolahan sumber daya alam, perlu dikembangkan sistem spesialisasi dan pembagian kerja sehingga produktifitas meningkat.
    Sebelumnya terimakasih banyak atas artikel yang Bapak buat, di mana dengan adanya arikel ini sehingga terdapat tambahan bacaan pada kami mahasiswa……
    Dan sebelumnya mohon maaf apabila terdapat kesalahan ataupun kekurangan dalam komentar yang tertulis………………………

    BalasHapus
  6. Nama : Fitri Wulandari
    Nim : 099104084
    Kelas : B/2009

    (1). Dalam model pertumbuhan Harrot-Domar, dimana model tersebut dapat menentukan berapa besarnya tabungan atau investasi yang diperlukan untuk memelihara tingkat laju pertumbuhan ekonomi natural yaitu angka laju pertumbuhan ekonomi natural dikalikan dengan nisbah kapital-output. Agar lebih jelas disertakan juga dengan contohnya supaya lebih dimengerti.
    (2). Model Input-Output Leontief, model tersebut merupakan gambaran menyeluruh tentang aliran dan hubungan antarindustri. Dengan menggunakan tabel ini maka perencanaan pertumbuhan ekonomi dapat dilakukan secara konsisten karena dapat diketahui gambaran hubungan aliran input-output antarindustri. Hubungan tersebut diukur dengan koefisien input-output dan dalam jangka pendek/menengah dianggap konstan tak berubah. Kalau bisa tabelnya dicantumkan karena saya tidak mengerti bentuk tabel bagaimana yang dimaksud dalam model tersebut dan bagaimana hubungannya dengan pertumbuhan ekonomi.
    (3). Sebaiknya dijelaskan secara terperinci seperti apa aspek hubungan ekonomi internasional dalam pertumbuhan ekonomi, karena dalam artikel itu sepertinya panjang pembahasannya makanya agak sulit untuk dipahami.

    BalasHapus
  7. Nurhasanah Mahmud1 Mei 2011 pukul 18.36

    NAMA : NURHASANAH MAHMUD
    NIM : 099104031
    KELAS : A/ 2009

    Seperti kita ketahui bahwa negara kita termasuk negara yang sedang berkembang, dimana salah satu ciri- ciri negara berkembang adalah tingkat pendidikan rakyatnya rendah dengan tingkat buta aksara tinggi sehingga tenaga kerjanya tidak mempunyai produktivitas tinggi sehingga mengakibatkan berlakunya hukum penambahan nilai yang semakin betrkurang dalam hal ini termasuk di dalamnya kemajuan teknologi. Memang pada dasarnya Indonesia adalah negara yang masih dalam tahap perkembangan teknologi tetapi belum pada daerah terpencil. Sehingga model pertumbuhan Harrot- Domar konsep tingkat pertumbuhan harus memperhitungkan kenaikan efesiensi pendidikan dan latihan kepada masyarakat harus diberlakukan. Untuk itu saran saya dalam permasalahan ini adalah pemeritah harus memberikan penyuluhan dan pelatihan teknologi di daerah terpencil sehingga produktivitas masyarakat meningkat sehingga dapat mengimbangi berlakunya hukum penambahan hasil semakin berkurang.
    Model Lewis yang mengatakan bahwa negara berkembang banyak penduduknya, sehingga tekanannya adalah pada perpindahan kelebihan penduduk di sector pertanian ke sector moderen kapitalis industry yang dibiayai dari surplus keuntungan. Yang menjadi pertanyaan, apakah betul fakta di Indonesia seperti itu pada hal kita ketahui bersama bahwa sector pertanianlah yang memegang peranan puncak/ teratas dalam menigkatkan pertumbuhan ekonomi? Jawabannya hanya satu, pertanian tidak akan maju tanpa industry begitu pula sebalikya. Pertanian masih membutuhkan factor lain seperti teknologi dan tenaga kerja. Sehingga menurut saya ( sanggahan ) tidak perlu berfokus pada perpindahan penduduk dan sector pertanian ke sector industry, karena apa yang dikelola industry berasal dari sector pertanian, sehingga apabila tenaga kerja yang lebih dipindahkan ke industry maka secara otomatis tenaga kerja sector pertanian berkurang, maka industry tetap saja tidak akan maju.

    BalasHapus
  8. Nama:saeful
    Nim :099104030
    kls :A. PENDIDIKAN EKONOMI KOPERSI

    Sebagai mana kita ketahui dalam artikel bapak mengenai pertumbuhan ekonomi, khususnya ciri-ciri pertumbuhan ekonomi disinikan ada terdapat tujuh point dan salah satunya adalah "kuantitas sumber-sumber alamnya sedikit serta kualitasnya rendah. kalau mempunyai sumber-sumber alam yang memadai namun belum di olah atau di manfaatkan".
    sebagaimana kita ketahui indonesiakan termasuk salah satu negara berkembang yang kaya dengan sumber daya alamnya tetapi tidak bisa mengelolah sumber daya alamnya secara maksimal karena kurangnya sumber daya manusia yang memadai atau kurangnya tenaga kerja yang terampil, nah...! di sini timbul suatu pertanyaan,apakah negara yang kaya akan sumber daya alamnya dapat dikatakan sebagai salah satu ciri-ciri negara berkembang atau sebaliknya negara-negara yang kurang sumber daya alamnya di katakan salah satu ciri-ciri negara berkembang?
    sekian dan terima kasih.....!

    BalasHapus
  9. Nama : ABDUL ALIM PASEGERI
    Nim : 099 104 052
    Kelas : A Pend. Ekonomi Koperasi

    Assalamu Alaikum…
    Sebagaimana kita melihat Negara berkembang dan faktor pertumbuhannya, dmn terdapat beberapa point yaitu salah satunya strategi pertumbuhan ekonomi dimana materinya hanya 2 pokok saja di bahas apakah tidak ada yang lain selain kedua faktor itu....
    apakah akumulasi modal,perkembangan teknologi, dan pertumbuhan bisa juga masuk dalam strategi tersebut......
    dmn materi di atas membahas industri dan pertanian dan eksport dan import apakah saling terkait sehingga strateginya ini bisa berhasil.... dan apakah strategi ini sudah bisa di jamin..............
    dan disertivikasi apakah perlu ataukah memang wajib agar strateginya bisa berjalan dengan lancar.
    demikin komentar dari saya
    wassalam....................

    BalasHapus
  10. Nama `: mansur
    nim : 099104039
    kelas : A
    Jurusan pendidikan ekonomi koperasi

    assalamu alaikum wr. Wb.
    Terima kasih atas kesempatan yang diberikan kepada saya untuk mengomentari artikel yang telah bapak buat.setelah saya membaca artikel bapak, saya merasa sangat terbantu khususnya dalam materi pertumbuhan ekonomi. dari artikel bapak itu saya dapat membandingkan dengan dengan buku2 makroekonomi yang memebahas tentang pertumbuhan ekonomi.dalam artikel bapak khususnya tentang defenisi pertumbuhan ekonomi yaitu proses dimana terjadi kenaikan produk nasional bruto riil atau pendapatan nasional riil.mungkin disini saya mengatakan perlunya penambahan redaksi kalimat sehingga defenisi dari pertumbuhan ekonomi adalah peningkatan atau proses kenaikan produk nasional bruto riil atau pendapatan nasinonl dalam jangka waktu tertentu.sebab perekonomian suatu negara tidak selamanya akan meningkat. perekonomian suatu negara dikatakan meningkat ketika jumlah PDB tahun lalu (PDBto)lebih kecil pada tahun penghitungan (PDB). atau PDB > PDBto.
    Dan adapun yang perlu bapak tambahkan dari artikel yang bapak buat ini yaitu bagaimana cara menghitung pertumbuhan akonomi sebab ketika kita hanya mengetahui peningkatannya saja tanpa mengetahui bagaimana proses atau penghitungan mengapa bisa demikian itu sama saja ketika kita berbicara sesuatu yang tidak riil.jadi disini saya menyarankan sebaiknya bapak menampilkan juga bagaimana cara menghitung pertumbuhan ekonomi agar lebih jelas bahwasanya peningkatan ekonomi dapat diketahui cara menghitungnya sehingga kami mahasiswa dapat juga mengetahui bagaimana cara menghitung pertumbuhan nasional.
    Dan saya juga menyarankan pada pembahasan II yakni “pertumbuhan ekonomi dan kenaikan produktivitas” yakni perlunya adanya gambar grafik tentang bagaimana maksud dari “hukum pertambahan nilai yang semakin berkurang” sebab pada pembahasan itu hanya menjelaskan sebab akibat kapan ketika penduduk meningkat maka kenaikan output kecil dan sebaliknya faktor pendukung seperti modal, tehnologi dan tenaga kerja yang berkualitas itu hanya mampu mengimbangi “hukum penambahan yang semakin berkurang dan alangkah bagusnya ketika ada gambar grafik yang mendampinginya agar lebih mudah di pahami maksud dari hukum itu.
    Mungkin hanya ini yang dapat saya komentari lebih dan kurangnya mohon di maafkan ketika ada argumen – argumen yang saya tulis itu salah, itu adalah kehilafan saya pribadi begitupun komentar – komentar yang saya tulis itu hanyalah sepengetahuan saya pribadi dari buku2 yang telah saya baca…….
    Wass………

    BalasHapus
  11. nama :najma
    nim :099104071
    kelas :B

    1. Model Pertumbuhan Harrot-Domar
    Teori ini menekankan konsep tingkat pertumbuhan natural.Selain kuantitas faktor produksi tenaga kerja diperhitungkan juga kenaikan efisiensi karena pendidikan dan latihan.Model ini dapat menentukan berapa besarnya tabungan atau investasi yang diperlukan untuk memelihar tingkat laju pertumbuhan ekonomi natural yaitu angka laju pertumbuhan ekonomi natural dikalikan dengan nisbah kapital-output. jelaskan kembali tentang konsep tingkat pertumbuhan natural

    2.Model Input-Output Leontief.
    Model ini merupakan gambaran menyeluruh tentang aliran dan hubungan antarindustri. Dengan menggunakan tabel ini maka perencanaan pertumbuhan ekonomi dapat dilakukan secara konsisten karena dapat diketahui gambaran hubungan aliran input-output antarindustri. Hubungan tersebut diukur dengan koefisien input-output dan dalam jangka pendek/menengah dianggap konstan tak berubah . tabel yang dimaksud dalam pembahasan ini seprti apa??

    BalasHapus
  12. NAMA: LENI KURNIA
    NIM:099104073
    KLS:B

    Assalamu Alaikum....
    Saya Sngat tertarik dengan pembahasan yang mengenai Materi "PERLUASAN PERDAGAMGAN DAN ALIRAN PENANAMAN MODAL" Dalam Artikelnya kakak....
    tapi saya hanya ingin menyarankan agar kiranya materinya diperbanyak dan diperjelas agar bisa lebih dimengerti dan bisa menjadi pedoman bagi siapa saja untuk bertekat meningkatkan kualitas bangsa kelak. sebagai bekal untuk masa depan. dan mempelajari sistem sistem perluasan perdagangan yang telah dikembangkan negara-negara maju dan Insya Allah bisa diterapkan di negara Indonesia

    Terima kasih....

    BalasHapus
  13. Nama : irmayanti
    kls : b
    NIM : 099104079
    ASSALAMU ALAIKUM WR.WB

    Seperti apa yang telah diterapkan di atas bahwa dalam pertumbuhan ekonomi, ini membantu menuntun pemikiran kita tentang kebijakan ekonomi dalam menyinggapi hubungan diantara pertumbuhan ekonomi yang berbeda. Maka dari itu kita perlu mengetahui kebijakan-kebijakan apa yang mesti diterapkan supaya negara ini basa maju dan berkembang nantinya.
    tks....

    BalasHapus
  14. mansur mengatakan...

    Nama `: Rosnawati
    Nim : 099104017
    kelas : A
    Jurusan pendidikan ekonomi koperasi

    assalamu alaikum wr. Wb.
    Terima kasih atas kesempatan yang diberikan kepada saya untuk mengomentari artikel yang telah bapak buat.setelah saya membaca artikel bapak, saya merasa sangat terbantu khususnya dalam materi pertumbuhan ekonomi.
    sebagaimana defenisi pertumbuhan yang diatas saya sangat setuju, karena kita dapat menegetahui bahwa pertumbuhan ekonomi itu terjadi pada saat adanya proses kenaikan produk nasional bruto rill atau pendapatan nasional rill, sehingga bisa dikatakan bahwa perekonomian tumbuh dan berkembang bila terjadi pertumbuhan output rill.maka dari itu mungkin saya bisa menambahkan sedikit konsepnya karena suatu pertumbuhan ekonomi dikatakan tumbuh dan berkembang jika kita dapat mengukurnya dengan bukan hanya denagn output rill tapi dengan output perkapita juga agar suatu perekonomian tumbuh secara seimbang atau sejalan dengan output rill dan output perkapita, supaya kita gampang mengukur tarah hidup masyarakat tiap tahunnya.
    dan pada pembahasan yang kedua, mengenai ' pertumbuhan ekonomi dan kenaikan produktivitas' mungkin saya bisa sedikit penjelasan yang detail dari bapak karena sebagaimana yang ketahui bahwa pertambahan penduduk berarti pertambahan tenaga kerja serta berlakunya hukum pertambahan hasil yang berkurng mengakibatkan kenaikan output semakin kecil, penurunan rata-rata serta penurunan tarap hidup. maka dari itu saya salaku peserta didik yang masih butuh pemahaman tentang pertambahan tenaga kerja serta berlakunya hukum pertambahan hasil yang berkurang mengakibatkan kenaikan output semakin kecil.. jadi saran saya, mungkin bapak bisa memberikan sedikit penjelasan mengenai hukum pertambahan hasil yang berkurang, supaya kami bisa mengetahui makna dari hukum tersebut, karena hukum tersebut sangat menggelitik bagi kami, jadi harapan kami, bapak mungkin bisa memberikan penjelasan meneganai hal tersebut. mungkin ini komentar dari saya pak, kurang dan lebihnya mohon dimaafkan..
    assalamu alaikim wr,wb

    BalasHapus
  15. NAMA : SIMBA
    NIM : 099104101
    KELAS : B
    Pada teori dan model pertumbuhan ekonomi, terdapat model pertumbuhan ekonomi Rostow yang menekankan sejarah tahap- tahap pertumbuhan ekonomi. Namun, dalam pembahasan ini, tahap- tahap tersebut hanya disebutkan, kalau bisa dijelaskan serta ciri- ciri dan syaratnya masing- masing.
    Adapun Elemen utama yang memacu pertumbuhan ekonomi yaitu sumber- sumber alam yang meliputi luasnya tanah, sumber mineral dan tambang, dan lain-lain yang jumlahnya terbatas, sehingga pertumbuhan ekonomi dibatasi oleh batas maksimal dari sumber alam tersebut. Menurut Adam Smith, penduduk akan bertambah jika kebutuhan tenaga kerja bertambah dan tingkat upah yang diterima oleh tenaga kerja itu lebih dari jumlah yang cukup untuk memenuhi kebutuhan saja. Oleh Karena itu peranan terbesar dalam pertumbuhan ekonomi yakni modal. Dari pernyataan itu, yang manakah lebih berperang penting pada pertumbuhan ekonomi antara sumber- sumber alam dan modal.

    BalasHapus
  16. Nama : Rahmah
    Kelas : 09A
    Nim : 099104027


    Pada pembahasan Permintaan Agregratif dan Pertumbuhan Ekonomi saya menyarankan di beri gambar tentang tingkat PNN kesempatan kerja penuh pada tahun 1998A sebesar 26 triyun rupiah karna sesuai dengan penjelasannya seharusnya ada sebuah gambar yang menjelaskan tentang hal tersebut.

    Pada pembahasan Teori dan Model Pertumbuhan Ekonomi seharusnya di jelaskan juga tentang teori dan model pertumbuhan ekonomi menurut Ricardo, Malthus, Stuart Mill, supaya ada perbandingan dengan teori Adam Smith

    Mungkin hanya itulah sedikit saran dari saya. Kurang dan lebihnya mohon dimaafkan Pak ..

    BalasHapus
  17. NAMA:RISKA
    NIM:099104068
    komentar saya tentang artikel tersebut yaitu"sebaiknya kenaikanjumlah barang "kemajuan teknologi dan kenaikan kualitas keterampilan kerja harus mengimbangi pertumbuhan hasil yang berkurang dimana pemerintah harus bergerak cepat untuk menanggulangi kemiskinan karena setiap waktu kemiskinan akan semakin bertambah memang pada dasarnya kemiskinan tidak bisa dihilangkan hanya bisa dikurangi.
    Dengan banyaknya tenaga kerja itu juga sangat mempengaruhi pertumbuhan ekonomi dan pemerintah yang sangat penting bagi pertumbuhan ekonomi"saat ini tidak hanya tugasnya yang perlu diketahui pemerintah tetapi juga aplikasinya.

    BalasHapus
  18. NAMA:RISKA
    NIM:099104068
    KELAS:B(2009)
    komentar saya tentang artikel tersebut yaitu"sebaiknya kenaikan jumlah barang "kemajuan teknologi dan kenaikan kualitas keterampilan kerja harus mengimbangi pertumbuhan hasil yang berkurang dimana pemerintah harus bergerak cepat untuk menanggulangi kemiskinan karena setiap waktu kemiskinan akan semakin bertambah memang pada dasarnya kemiskinan tidak bisa dihilangkan hanya bisa dikurangi.
    Dengan banyaknya tenaga kerja itu juga sangat mempengaruhi pertumbuhan ekonomi dan pemerintah yang sangat berperan penting bagi pertumbuhan ekonomi"saat ini tidak hanya tugasnya yang perlu diketahui pemerintah tetapi juga aplikasinya.demikian komentar saya adapun kekurangan dan kelebihan mohon di maklumi ,terima kasih.
    2 Mei 2011 21:10

    BalasHapus
  19. fadhly
    099104098
    pend.ekonomi koperasi B

    assalamu alaikum wr.wb
    seperti yg sy baca di atas memang untuk meningkatkan pendapatan nasional dibutuhkan modal yang pokok yaitu SDM dan SDA sehingga dengan modal pokok ini kita dapat memanfaatkan untuk meningkatkan output dari produktifitas barang-barang. Bahkan di indonesia saat ini pertumbuhan penduduk sampai saat ini meningkat secara signifikan tetapi tidak dibarengi dengan kualitas masyarakat itu sendiri. Dan seperti dari wacana diatas bahwa angka kelahiran di Indonesia cukup tinggi disbanding dengan jumlah angka kematian.
    Pemerintah saat ini memang sebenarnya tidak sepenuhnya salah karena penduduk produktif sebaiknya berinisiatif untuk berkreasi agar dapat menghasilkan output yang dapat dijual dipasaran. Tetapi pemerintah juga harus turut mampu mendukung program tersebut dengan disediakannya lapangan kerja yang luas. Kesenjangan social terjadi serta tindakan kriminalitas terjadi disebabkan oleh faktor ekonomi yang lemah. Nah, ini merupakan perhatian yang serius buat pemerintah agar dalam memberikan kebijakan-kebijakan haruslah selalu memikirkan masyarakat yang tingkat pendapatannya dibawah rata-rata. Kemudian untuk meningkatakan pendapatan riil ini perlunya juga didukung oleh meningkatnya investor-investor asing, pemerintah dan masyarakat sebaiknya menciptakan iklim yang kondusif.
    Jadi untuk meningkatkan pertumbuhan ekonomi yang efisien menurutku yaitu:
    - meningkatkan kualitas sumber daya manusia itu sendiri
    - sumber daya alam yang baik
    - menciptakan iklim yang kondusif
    - kebijakan yang memihak pada masyarakat yang lemah (untuk meminimalisir tindak kriminalitas)
    - program meningkatkan mutu pendidikan (pendidikan gratis)
    - menciptakan sector lapangan kerja didaerah pedesaan untuk mengurangi tingkat urbanisasi
    - meningkatkan kemajuan teknologi dan informasi yang baik


    terima kasih
    wassalamu alaikum wr.wb

    BalasHapus
  20. NAMA:sri herviani
    nim:099104066
    kelas:B

    assalamu alaikum wr.wb
    menurut saya mengenai artikel tersebut "cukup Bagus" trutama mengenai strategi pertumbuhan ekonomi yang meliputi;
    .1.Industrialisasi Versus Pembangunan Pertanian
    2.Strategi Impor Versus Promosi Ekspor
    3.Perlunya Disertivikasi
    yang menjadi masalah juga dalam suatu negara yaitu tidak meratanya pendapatan masyarakat .Dibandingkan dengan negara amerika disana memang memiliki tingkat pendapatan yang tinggi kardna memang disana didukung oleh teknologi yang canggi pula.Dinegara yang sedang berkembang Indonesia misalnya setidaknya harus mampu meniru negara maju dalam segi pertumbuhan ekonominya.!!!!!!!!!!!

    DEMIKIAN KOMENTAR SAYA...........
    TERIMA KASIH......
    WASSALAM.

    BalasHapus
  21. Musbianty.M
    099104072/B
    Pend. Eko. Koperasi

    Assalamu Alaikum Wr.Wb

    dalam pembahasan yang menyangkut tentang Bantuan Luar Negeri Berupa Hadiah dan Pinjaman. di situ di sebutkan bahwa, Bantuan asing bisa diberikan secara langsung atau melalui lembaga keuangan internasional.
    Pertanyaan saya.
    Apakah bantuan dari luar negri tersebut di peruntukan kepada masyarakat atau digunakan untuk pembangunan????

    BalasHapus
  22. NAMA : FITRAH NINGSIH
    NIM : 099 104 015
    KELAS : A’ PENDIDIKAN EKONOMI KOPERASI
    Salah satu pembahasan yang Bapak paparkan di atas mengenai Strategi pertumbuhan ekonomi dalam hal ini Industrialisasi Versus Pembangunan Pertanian, bahwa Pembangunan pertanian itu bersifat menggunakan teknologi padat tenaga kerja dan secara relatif menggunakan sedikit capital. Kenaikan produktivitas sektor pertanian memungkinkan perekonomian dengan menggunakan tenaga kerja lebih sedikit menghasilkan kuantitas output bahan makanan yang sama. Dengan demikian sebagian dari tenaga kerja dapat dipindahkan ke sektor industri tanpa menurunkan output sector pertanian. Sebagaimana yang diketahui bahwa pertumbuhan ekonomi itu bertujuan untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat secara menyeluruh. Pertanyaan yang muncul kemudian yaitu “Bagaimanakah kami sebagai mahasiswa kedepannya mampu menjelaskan Pertumbuhan Ekonomi itu seperti apa tetapi pengangguran dan kemiskinan masih merajalela di tengah masyarakat banyak??”. Apakah untuk mengatasi permasalahan itu perlu menggunakan beberapa strategi pertumbuhan ekonomi seperti yang telah Bapak paparkan di atas misalnya Industrialisasi Versus Pembangunan Pertanian??. Tetapi seperti yang diketahui pada saat ini Pertanian di Indonesia sedang berada di persimpangan jalan. Sebagai penunjang kehidupan berjuta-juta masyarakat Indonesia, sektor pertanian memerlukan pertumbuhan ekonomi yang kukuh dan pesat. Sektor ini juga perlu menjadi salah satu komponen utama dalam program dan strategi pemerintah untuk mengentaskan kemiskinan. Tantangan bagi pemerintahan selanjutnya adalah untuk menggalakan peningkatan produktifitas diantara penghasil di beberapa daerah, dan menyediakan fondasi jangka panjang dalam peningkatan produktifitas secara terus menerus. Menurut saya, pemerintah dalam menjawab tantangan tersebut perlu memperhatikan beberapa hal yang sangat penting, yaitu :
    1. Fokus dalam pendapatan para petani, titik berat di padi tidak lagi dapat menjamin segi pendapatan petani maupun program keamanan pangan.
    2. Peningkatan produktifitas adalah kunci dalam peningkatan pendapatan petani, oleh karena itu pembangunan ulang dan sistem tambahan menjadi sangat menentukan.
    3. Dana diperlukan, dan dapat diperoleh dari usaha sementara untuk memenuhi kebutuhan kredit para petani melalui skema kredit yang dibiayai oleh APBN.

    NB: => dengan adanya artikel yang Bapak buat, dapat menambah bahan referensi dan pengetahuan bagi para pembaca dalam hal ini kami sebagai mahasiswa di jurusan Pendidikan Ekonomi Koperasi.
    => mohon maaf apabila ada salah kata dalam komentar saya.
    => sekian dan terima kasih……. “HIDUPP MAHASISWA” :D

    BalasHapus
  23. Nama : Muh Shadiq
    Nim : 099104049
    Kls : A
    Jrsn : pend. Ekonomi koperasi

    Assalamu alaikum wr.wb

    Terimah kasih atas kesempatan yang diberikan kepada saya untuk memberikan komentar tentang artikel yang bapak buat. pada kesempatan ini saya hanya ingin membahas mengenai ‘ faktor penggerak pertumbuhan ekonomi dalam menanggulangi kemiskinan’ sebagaiman yang kita ketahui bahwa ada dua hal esensial yang harus dilakukan untuk mencapai pertumbuhan ekonomi adalah pertama, sumber-sumber yang harus digunakan secara lebih efisien. Ini berarti tidak ada sumber-sumber yang menganggur dan alokasi penggunaanya yang efisien. Yang kedua, penawaran atau jumlah sumber-sumber atau elemen-elemen pertumbuhan tersebut haruslah diusahakan pertambahanya. Ya disini mungkin saya bisa menberikan semacam saran mengenai cara mencapai pertumbuhan ekonomi yaitu menurut pendapat saya bahwa untuk mencapai suatu pertumbuhan ekonomi kita tidak hanya melihat dari dua sudut pandang yang berbeda saja yaitu dari sumber-sumbernya dan penawarannya tetapi kita juga harus melihat dari sisi akumulasi kapitalnya, karena kenapa..! akumulasi kapital juga merupakan elemen yang sangat penting bagi kemajuan pertumbuhan ekonomi. Disamping sebagai proyek-proyek infrastruktur yang merupakan prasyarat bagi industrialisasi dan pengembangan serta pemasaran produk-produk sektor pertanian. Dan juga usaha-usaha yang memusatkan pada akumulasi kapital. Mengapa saya angkat akumulasi kapiatal ini..? karena seperti kita ketahui bersama bahwa hampir semua negara-negara berkembang mengalami kelangkaan barang-barang kapital berupa mesin-mesin dan peralatan produksi,bangunan pabrik,fasilitas umum dan lain-lain. Barang ini adalah salah satu faktor penghambat laju pertumbuhan ekonomi sehingga pertumbuhan ekonomi sekarang khususnya di indonesia mengalami ketidakstabilan ( belum merata ).
    Jadi, sebagai kesimpulanya bahwa ada tiga hal yang paling esensial yang harus dilakukan untuk mencapai suatu pertumbuhan ekonomi yaitu yang berasal dari sumber-sumbernya baik alam maupun manusianya (tenaga kerja), penawaran, dan akumulasi kapital. Artinya ketiga hal ini harus saling bergandengan untuk mencapai suatu pertumbuhan ekonomi serta dapat menanggulangi kemiskinan yang semaikin tahun semaikin bertambah.
    Ya mungkin inililah komentar dari saya, mungkin dari bapak melihat masih banyak kekurangan- kekurangan didalamnya, tp hanya inilah kemanpuan saya.

    Asslamu alaikum wr.wb

    BalasHapus
  24. assalamualaikum kakak ..

    nama : sabatini trisna ayuningsih
    nim : 099104022
    pendidikan ekonomi koperasi kelas A / 2009

    setelah membaca postingan kakak , saya tertarik pada salah satu bagian pada bagian aliran penanaman modal(investasi) dimana pada bagian artikel itu saya mengutip "Aliran kapital atau investasi asing dari luar negeri baik oleh sector pemerintah maupun swasta asing dapat merupakan suplemen atau pelengkap bagi usaha pemecahan lingkaran setan kemiskinan"

    nah pertanyaan saya bukankah pada realitanya , pinjman yang dilakukan pemerintah khususnya pinjaman asingg nyatanya membertkan masyarakat itu sendiri ?? apalagi pinjaman yang berkala ....yang dilakukan secara terus menerus..

    analoginya , utang pemerintah indonesia itu sendiri sekarang belum tentu dapat dibayar lunas pada cucu cucu kita 7 turunan sekalipun !!
    bayangkan......

    jadi mohon penjelasn kakak ..
    terima kasihh ..

    wassalam .

    BalasHapus
  25. nama:andi hermi
    nim:099104083
    kelas B

    asalamu alaikum wr wb
    menurut saya artikel ini sangat menarik untuk di baca, di samping menambah pengetahuan artikel ini juga mudah di pahami namun sedikit saran dari saya menegenai pembahasan "teori dan model pertumbuhan ekonomi" sebaiknya di berikan contoh agar lebih memudahkan kita untuk di menegrti mengenai teori dan model tersebut.

    terima kasih....

    BalasHapus
  26. Nama : Natalia
    Nim : 099104019
    Kelas : A/ 2009

    Pada pembahsan pertumbuhan ekonomi dan kenaikan produktivitas maka, menurut pendapat saya, seharusnya pihak yang berwenang atau dalam hal ini adalah pemerintah, memperhatikan pertambahan penduduk yang semakin meningkat tanpa adanya lapanngan kerja yang mampu menampungnya, sehingga selalu menyebabkan ketimpangan dan untuk menghindari ketimpangan tersebut pemerintah harus menyeimbangkan antara kemampuan masyarakat dan lapangan kerja.
    Pada pembahasan permintaan agregratif dan pertumbuhan ekonomi, tidak menampilkan gambarnya sehingga kurang dipahami maksudnya.
    Pada produktivitas sekitar pertanian, bisa saja menggunakan tenaga kerja sedikit apabila dengan mengguanakan teknologi yang modern daripada hanya mengandalkan tenaga manusia semata, tetapi tidak menghasilakan kuantitas yang sama.

    BalasHapus
  27. humairah
    099104045
    "A" 09
    Assalamu Alaikum Wr.Wb..
    Pertumbuhan ekonomi tinggi tanpa disertai alokasi investai yang merata di tingkat regional, sektoral dan kelompok bisnis berdampak ketidakmerataan / kesenjangan sosial antarregional, sektoral dan antar kelompok penduduk.
    Pada pembahasan permintaan agregatif dan pertumbuhan ekonomi yakni membahas tentang gambar. Agar memberikan gambar, sehingga lebih jelas.
    Pada pembahasan teori dan model pertumbuhan ekonomi. Agar teori-teori tersebut dibagi kedalam beberapa kelompok sesuai dengan sifat dan waktu pemunculannya. Teori yang masuk ke dalam mazhab historis adalah teori-teori yang menekankan pada tahapan pertumbuhan dalam ekonomi, seperti teori dari Karl Bucher, Friedrich List, dan W.W.Rostow.
    Yang termasuk ke dalam teori-teori pertumbuhan klasik adalah Adam Smith, David Ricardo, Robert Malthus dan John S.Mill yang termasuk ke dalam kaum klasik, sementara Robert Solow, Edmund Phelps, Harry Jhonson dan JE. Meade termasuk ke dalam kaum neoklasik, yaitu golongan yang mengadakan pembaharuan atas teori-teori klasik. Tetapi pada intinya teori-teori yang dikemukakan oleh kaum klasik atau neoklasik mempunyai inti yang sama, yaitu bahwa pertumbuhan ekonomi ditentukan oleh pertumbuhan output total dan pertambahan penduduk.
    Wassalamu Alikum Wr.Wb..

    BalasHapus
  28. NAMA :SATRIANI
    NIM :099104028
    KLS :A

    Pada teori dan model pertumbuhan ekonomi dalam ekonomi klasik menurut adam smith ada 3 komponen yang harus dicapai oleh pertumbuhan output.yang saya ingin tanyakan tolong sebutkan ketiga komponen tersebut kemudian penjelasan beserta contohnya,serta ada beberapa ahli ekonomi klasik lainnya seperti Ricardo, malthus serta Stuar mill saya minta teori dan model model pertumbuhannya supaya kita dapat membandingkan dengan teori yang lain!!!!!!
    pADA permintaan agregratif dan pertumbuhan ekonomi seharusnya dilengkapi dengan gambar supaya kita dapat melihat tingkat PNN PADA TAHUN 1998 A!!!!

    BalasHapus
  29. Nama:Sri Wahyu Lidayanti3 Mei 2011 pukul 05.32

    Nama :Sri Wahyu Lidayanti
    Nim :099104025
    kls :A(Pend.Ekonomi koperasi)

    Ass.....!!!!!!!
    PADA BAGIAN PERMINTAAN AGREGRATIF DAN PERTUMBUHAN EKONOMI
    Skedul Permintaan agregratifnya adalah C+I+C1 hingga tingkat PNN kesempatan kerja penuh dapat dicapai karena sama dengan tingkat pendapatan keseimbangannya.dari kutipan diatas ada yang belum aku mengerti secara pribadi dan mungkin orang lain juga akan seperti itu yaitu C+I+C1,jadi kalau bisa dijelaskan apa itu C,I,dan C1.
    PADA BAGIAN TEORI INOVASI SCHUM PETER
    Pada teori ini menekankan pada faktor inovasi enterpreneur sebagai motor penggerak pertumbuhan ekonomi kapitalilstik.Dinamika persaingan akan mendorong hal ini.Selain inovasi sangat memiliki peranan penting bagi pertumbuhan ekonomi tetapi dalam salah satu buku makro ekonomi Schum Peter juga mengatakan bahwa makin tinggi tingkat kemajuan ekonomi semakin terbatas kemungkinan untuk mengadakan inovasi.maka pertumbuhan ekonomi akan menjadi bertambah lambat jalannya.dan pada akhirnya akan tercapai tingkat keadaan tidak berkembang.berarti pada saat perekonomian tidak berkembang,maka tidak bisa dikatakan perekonomian itu mengalami pertumbuhan.menurut pendapat kakak bagaimana?
    Ini sekedar saran dari aku kalau bisa ada pembahasan baru.contoh,”Menurut Pertumbuhan Ekonomi Rostow”.Disertai contoh masing-masing agar lebih jelas dan mudah dipahami lagi dan diteori Pertumbuhan Ekonomi Rostow Menekankan beberapa tahap pertumbuahan ekonomi serta ciri dan syaratnya tapi yang dijelaskan secara umumnya saja tahap-tahap pertumbuhan tersebut tampa disertai ciri dan syaratnya yang telah dikemukakan sebelumnya....!!!

    wass.....!!!

    BalasHapus
  30. Nama : Masri Aprianto
    Nim: 099104026
    kls: A

    Komentar..
    Terimakasih untuk kesempatan yang diberikan kepada saya,untuk selanjutnya saya akan mengomnetari artikel tersebut.
    Pada pembahsan pertumbuhan ekonomi dan kenaikan produktivitas maka Pertumbuhan ekonomi tinggi tanpa disertai alokasi investai yang merata di tingkat regional, sektoral dan kelompok bisnis yang dilakukan oleh masyarakat. Meskipun peertumbuhan penduduk kurang produktifitas akan tetapi penduduk yang adaitu sangat berkualitas maka saya beranggapan kalau perekonomian akan tetap berkembang pesat dan maju.Dan semua perkembangan juga harus diiringi oleh peningkatan teknologi yang maju juga.maka daLAM memperoleh output yang besar maka harus diiringi oleh kualitas penduduk dan peningkatan teknologi yang maju juga.

    BalasHapus
  31. NAMA:NURNANENGSI
    NIM :099104037
    KELAS:A

    ASSALAMU ALAIKUM........................
    Terimah kasih atas kesempatan yang di berikan kepada saya untuk mengomentari argument pada blok yang bapak buat.
    langsung saja,sebagaimana yang tertulis dalam artikel bapak yaitu penyebab rendahnya pendapatan di negara-negara sedang berkembang adalah berlakunya hukum penambahan hasil semakin berkurang akibat "pertumbuhan penduduk sangat cepat.nagh,yang menjadi pertanyaan saya adalah mengapa pertumbuhan penduduk di nyatakan senbagai salah satu penyebab rendahnya pendapatan di negara-negara sedang berkembang?sedangkan sebagaimana kita ketahui bahwa menurut adam smith pertumbuhan ekonomi akan di pengaruhi oleh dua faktor yaitu PDB,dan pertumbuhan jumlah penduduk.

    BalasHapus
  32. Nama : Ririn
    Nim : 099104053
    Kelas : A.Pendidikan Ekonomi Koperasi

    Sebelumnya terima kasih atas kesempatan yang telah diberikan kepada saya untuk sedikit mengomentari artikel bapak. Dimana salah satu elemen yang memacu pertumbuhan ekonomi adalah sumber-sumber alam. Yang mana poin ini menempati tingkat yang paling atas. Dan di sebutkan pula bahwa salah satu ciri negara berkembang adalah "kuantitas sumber-sumber alamnya sedikit serta kualitasnya rendah. kalau mempunyai sumber-sumber alam yang memadai namun belum di olah atau di manfaatkan". Sebagaimana kita kenal Indonesia merupakan salah satu negara yang kaya akan sumber daya alam dan merupakan pula salah satu negara yang termasuk negara berkembang sehingga yang menjadi pertanyaan saya apakah Indonesia dapat dikatakan sebagai negara berkembang atau tidak dengan menjadikan elemen dan ciri-ciri negara berkembang yang telah dipaparkan di atas yang menjadi tolak ukur ?
    Dalam permintaan agregatif dan pertumbuhan ekonomi sebaiknya pak di cantumkan tabelnya dan contohnya,supaya kami mahasiswa dapat mengetahui lebih jelas dan dapat dimengerti. Serta teori inovasi schum peter apakah pak masih bisa di tambah agar kami lebih memahami inti sari dari teori tersebut.
    sekian dan terima kasih

    BalasHapus
  33. Nama: Supardiwan
    Nim: 099104021
    Kls. A

    ASsalamu alaikum Wr.Wb
    Pada kesempatan ini saya akan mengomentari artikel tersebut, Elemen utama yang memacu pertumbuhan ekonomi yaitu sumber- sumber alam yang meliputi luasnya tanah, sumber mineral dan tambang, dan lain-lain yang jumlahnya terbatas, sehingga pertumbuhan ekonomi dibatasi oleh batas maksimal dari sumber alam tersebut. Akan tetapi apabila tidak diiringi oleh kualitas penduduk yang bagus pula karena untuk mencapai output yang baik dan maksimal maka orang yang menjalankannya juga harus profesional. Tetapi teknologi juga harus mendukung karena apabila kualitas penduduk yang mantap tetapi tidak diiringi oleh teknologi yang maju juga maka perolehan output juga akan kurang maksimal.

    BalasHapus
  34. Nama:Sahibuddin
    Nim :099104034
    Kls : A "2009"

    Bismillahirrahmanirrahim
    Assalamu Alaikum Warahmatullahi Wabarakatuh..
    Ucapan syukur kepada yang maha pencipta, dan shalawat kepada nabi Muhammad SAW, serta rasa terimah kasih atas kesempatannya untuk berkomentar, setelah saya membaca tentag artikel ini saya bisa menarik kesimpulan bahwa kenaikan produk nasional bruto riil, pendapatan nasional riil dan kenaikan taraf hidup yang diukur dengan output riil per orang mengalami kenaikan dalam suatu negara berarti perekonomian negara tersebut dikatakan tumbuh atau berkembang. Pertumbuhan ekonomi ini akan cepat apabila pemerintah memperhatikan beberapa faktor birikut, 1)memanfaatkan SDA dengan sebaik-baiknya, 2)meningkatkan SDM setara dengan negara-negara maju, 3)melakukan hubungan ekonomi internasional, untuk kemajuan para pelaku ekonomi. Jika ini diterapkan dan dilaksanakan oleh pemerintah dengan sebaik-baiknya di indonesia tanpa mementinkan diri sendiri, maka negara ini akan sejajar dengan negara-negara maju seperti AS, bahkan bisa dikalahkan. Sekian dan terimah kasih...
    Wassalamu Alaikum Wr Wb
    3 mei 2011 / 21:21

    BalasHapus
  35. Nama : Sulistiani
    Nim : 099104035
    Kelas : A.
    Pendidikan Ekonomi Koperasi
    Assalamu Alaikum Wr Wb…
    Sebelumnya terima kasih Atas kesempatannya,dan maaf pabila ada kesalahan…
    Pada artikel bapak,khususnya pada pembahasan factor penggerak pertumbuhan ekonomi dalam menanggulangi kemiskinan.
    Untuk mencapai pertumbuhan ekonomi ada dua hal esensial yang harus dilakukan terlebih dahulu,yaitu:
    Pertama,sumber-sumber yang harus digunakan secara lebih efisien.kedua,Penawaran atau jumlah sumber-sumber atau elemen-elemen pertumbuhan tersebut haruslah diusahakan pertambahannya.
    Beberapa negara sedang berkembang mengalami ketidakstabilan social,politik,dan ekonomi ini merupakan sumber yang menghalangi pertumbuhan ekonomi.pertumbuhan ekonomi merupakan hasil akumulasi capital dan investasi yang dilakukan terutama oleh sector swasta yang dapat menaikkan produktifitas perekonomian .rendahnya tabungan investasi masyarakat atau sector swasta merupakan pusat atau factor penyebab timbulnya dilema kemiskinan yang menghambat pertumbuhan ekonomi.
    Menurut saya, sekarang ini pemerintah perlu memperhatikan masyarakat-masyarakat luar, terutama masyarakat miskin. dengan bentuk smangat atau spirit untuk menndorong pencapaian pertumbuhan ekonomi yang cepat,dan berbagai bentuk bantuan apapun.

    BalasHapus
  36. Nama : Hartini
    Kelas : A
    Nim : 099104047
    Jurusan : Pendidikan Ekonomi Koperasi
    Assalamu Alaikum Wr.Wb.
    Terimah kasih atas kesempatan yang diberikan kepada saya untuk mengomentari artikel bapak. Didalam artikel ini terdapat faktor penggerak pertumbuhan ekonomi dalam menanggulangi kemiskinan, dimana kita ketahui bahwa elemen-elemen yang memacu pertumbuhan ekonomi salah satunya yaitu sumber-sumber alam. Karena kita merupakan negara yang berkembang dan negara yang kaya akan SDA, maka dari itu kita harus berusaha mengelolah SDA dengan baik agar tidak dipegang oleh orang-orang dari luar. Karena melihat realita yang terjadi di negara kita saat ini bahwa SDA yang ada dinegara kita kebanyakan dikelolah oleh orang asing, maka dari itu SDM di negara kita harus ditingkatkan demi menyelamatkan SDA. Selain SDM juga ada beberapa hal yang perlu diperhatikan salah satu diantaranya yaitu kurangnya mesin-mesin produksi serta barang-barang kapital yang dimiliki dan digunakan hanya kecil, sehingga bisa ditanggulangi dengan memajukan teknologi di negara kita.
    Demikian komentar dari saya
    Wassalam.....

    BalasHapus
  37. Meilma Purwanty3 Mei 2011 pukul 19.04

    NAMA : MEILMA PURWANTY SAU
    NIM : 099104009
    KELAS : 09/A
    JURUSAN : PENDIDIKAN EKONOMI/KOPERASI
    Saya setuju dengan bapak dan saya hanya ingin menambahkan Bahwa model-model Harrod Domar tentang pertumbuhan ekonomi didasarkan pada pengalaman-pengalaman perekonomian maju dan ditujukan pada ekonomi kapitalisme yang maju dan mencoba menganalisa keperluan-keperluan pertumbuhan yang mantap dalm perekonomian.
    Harrod Domar memberikan peranan utama kepada investasi dalam proses pertumbuhan ekonomi. Tetapi mereka meletakkan tekanan pada dua sifat investasi. Pertama, investasi menciptakan pendapatan. Disini dapat dianggap sebagai “demand effect” dan sebagai “supply effect”. Karena itu selama investasi bersih terjadi, pendapatan riil dan output akan bertambah terus. Kedua, investasi menambah kapasitas produktif dari perekonomian dengan cara memperbesar persediaan capital perekonomian. Model Harrod Domar terutama dikembangkan untuk menerangi stagnasi sekuler yang mengancam perekonomian maju dalam periode sehabis peran. Dan Hirschman menulis: “ Model Domar khususnya, terbukti dapat diubah-ubah secara memuaskan, model itu memungkinkan untuk menunjukkan tidak hanya tingkat kemana perekonomian harus tumbuh jika ia harus menggunakan sepenuhnya kapasitas yang diciptakan oleh investasi baru tapi sebaliknya, dapat menunjukkan the required savings dan the capital output ratio jika pendapatan harus sasaran tingkat pertumbuhan tertentu.
    Demikian komentar dari saya
    Terima kasih.

    BalasHapus
  38. Nama : Bambang Salman
    NIM : o99104010
    Kelas: A
    Pendidikan Ekonomi Koperasi

    Assalamualaikum Wr Wb.....
    Terima kasih atas kesempatan yang diberikan kepada saya untuk mengomentari blog yang bapak buat.Peningkatan output yang baik adalah output yang dihasilkan dari penduduk yang brkualitas akan tetapi harus diiringi oleh kualitas teknologi yang maju juga agar perkembangan output juga maksimal dan memuaskan. Dalam era yang berkembang seperti saat sekarang ini persaingan harus diiringi oleh kualitas penduduk dan teknologi yang mendukung.

    BalasHapus
  39. Ni made astriani3 Mei 2011 pukul 19.19

    Nama:Ni Made Astriani
    NIM :099104055
    Kelas :B

    saya sangat sepakat dengan pendapat artikel diatas terkhusus artikel V. Negara berkembang dan faktor pertumbuhannya yang dibagian C menyatakan tentang "dengan adanya faktor penggerak pertumbuhan ekonomi yang diupayakan dapat menanggulangi kemiskinan" karena dalam faktor sumber-sumber alam, sumber-sumber tenaga kerja, kualitas tenaga kerja yang rendah dan akumulasi kapital. dianggap sangat berperan penting untuk memicu pertumbuhan ekonomi, karena jika tidak ada sumber-sumber alam di negara ini maka yakin dan percaya pertumbuhan ekonomi tidak akan berkembang dengan baik. kemudian jika tidak ada sumber-sumber tenaga kerja yang ahli dalam bidangnya maka tidak akan ada yang bekerja sehingga akan menghambat pertumbuhan ekonomi. Selanjutnya kualitas tenaga kerja yang rendah sangat berpengaruh karena dalam negara berkembang kita membutuhkan orang-orang atau tenaga kerja yang berkualitas sehingga kerjanya memuaskan, dan yang terakhir yaitu akumulasi kapital, ini sangat penting dalam pertumbuhan ekonomi kedepannya, sehingga dapat dikatakan ke-4 faktor ini saling ketergantungan dan saling membutuhkan. Untuk dapat meningkatkan pertumbuhan ekonomi dalam suatu negara sehingga kemiskinan dapat ditanggulangi. Mudah-mudahan ini bukan hanya sekedar teori belaka, tetapi dapat direalisasikan,amin......
    sekian dan terima kasih,,,,,,

    BalasHapus
  40. NAMA : HELMIATI
    NIM :099104007
    KELAS : A

    ASSALAMUALIKUM WR.WB
    Terima kasih sebelumnya atas kesempatan yang diberikan kepada saya untuk mengemukakan komentar pada artikel diatas.
    sebagai mana kita ketahui bahwa definisi dari pertumbuhan ekonomi adalah proses dimana terjadi kenaikan produk nasional bruto riil atau pendapatan nasional riil.dari definisi ini kita ketahui bahwa suatu negara akan terjadi pertumbuhan perekonomiannya apabila terjadi kenaikan output perkapita.pada negara berkembang seperti di Indonesia masih berlaku hukum penambahan hasil yang semakin berkurang akibat pertambahan penduduk sangat cepat.walaupun negara kita kaya akan sumber daya alam tetapi negara kita belum bisa mengelola kekeyaan yang ada dinegara sendiri dan ini merupakan salah satu faktor pendorong terjadinya pertumbuhan perekonomian.Dan pada teori pertumbuhan ekonomi sangat penting atau perlu adanya campur tangan pemerintah dalam mangatur perekonomian agar dapat berjalan dengan stabil.tidak lupa pula dengan kerja sama antara pemerintah dan masyarakat.Dan saya rasa artikel bapak diatas sangat bagus tetapi mungkin menurut saya perlu adanya penjelasan-penjelasan yang kongkrit seperti dilengkapinya pembahasannya poin ketiga pada pembahasan strategi pertumbuhan ekonomi,untuk lebih memperjelasnya lagi.Dan sebagai kesimpulan saya yakni dalam pertumbuhan ekonomi baik dari segi perdagangan,penanggulangan kemiskinan,kenaikan kapasitas produktivitas masyarakat,dll harus dengan adanya campur tangan pemerintah.Sekian Dan Terima Kasih.

    BalasHapus
  41. NAMA : JUNITA AYU PUJILESTARI
    NIM : 099104033
    KELAS : A
    Terima kasih atas kesempatannya adapun yang ingin saya komentari adalah tentang pertumbuhan ekonomi yang harus sejalan dengan kenaikan produktivitas yang mana menurut pendapat saya kemampuan atau potensi maksiamal individu untuk menciptakan barang. Yang mana salah satu penyebab negara dapat dikatakan negara maju dan berkembang adalah produktivitas tenaga kerjanya. Agar lebih jelas pak sebaiknya di cantumkan faktor-faktor yang mempengaruhi peningkatan produktivitas tenaga kerja.
    Dalam model pertumbuhan ekonomi rostow dapat mungkin pak ditambahkan sedikit materi dan diperjelas karena saya pribadi pak belum mengerti.

    BalasHapus
  42. NAMA : ADRIANTI
    NIM : 099104043
    KELAS : A
    Assalamu Alaikum Wr.Wb….
    Sebelumnya terima kasih atas kesempatan yang diberikan sedikit mungkin pak dalam permintaan agregatif dan pertumbuhan ekonomi kan ada contohnya pak tetapi tidak ada tabel dan gambarnya ? sedikit saran pak ada baiknya table dan gambarnya di tampilkan agar lebih mudah di mengerti dan lebih jelas dan memudahkan mahasiswa.
    Dalam model pertumbuhan Harrot-Domar, dimana model tersebut dapat menentukan berapa besarnya tabungan atau investasi yang diperlukan untuk memelihara tingkat laju pertumbuhan ekonomi natural yaitu angka laju pertumbuhan ekonomi natural dikalikan dengan nisbah kapital-output. Bagaimanakah hubungan antara tabungan dan investasi (dalam dunia nyata) ?
    Terima kasih
    Wassalam

    BalasHapus
  43. nama : hasti rahayu
    nim : 099 104 106
    pendidikan ekonomi koperasi / kelas B / 2009


    assalamualaikum wr.wb...
    setelah membaca postingan artikel kakak mengenai pertumbuhan ekonomoi diatas saya sependapat pada hampir semua bagian artikel kakak , hanya saja pada bagian teori dan model model pertumbuhan ekonomi , penjelasan yang disajikan sangat minim .. sehingga saya mengalami kesulita dalam memahami bagian tersebut . saran saya , sebaiknya pada bagian tersebut baiknya diberikan penjabaran yang lebih lengkap dan detail yang memudahkan mahasiswa dalam memahami teori dam model pertumbuhan ekonomi . kalau bisa , mungkin dapat disertai dengan contohnya masing masing ..

    smoga saran ini dapat berguna .

    terima kasihh
    wassalam .. ^_^

    BalasHapus
  44. NAMA :MURTINI LATIF
    NIM :099 104 040
    KELAS:A

    ASSALAMU ALAIKUM WR.WB
    Mungkin di sini saya dapat menyarankan dalam teori dan model pertumbuhan ekonomi sebaiknya juga harus menampilkan pembahasan teori dan model pertumbuhan yang di buat oleh Keynes sebab dalam teori yang di buat Keynes itu sangat mendukung peningkatan output pada negara yang sedang berkembabng.Dan dari pembahasan Keynes itu kita akan mrndapatkan variasi pemahaman tentang teori pertumbuhan ekonomi.
    Dan juga agar memberikan literatur atau pendapat dari mana tentang ciri-ciri negara sedang berkembang.Sebab mengapa dalam teori Keynes ia berpendapat bahwa negara berkembang memiliki ciri-ciri seperti kurangnya permintaan di mana negara tersebut memiliki prospek jangka pendek sebab tidak mengacu pada peningkatan sektor pembangunan ekonominya seakan tertutup sehingga untuk maju perekonomiannya harus terbuka.

    BalasHapus
  45. Nama : ALFIAN HASBI
    NIM : 099104075
    KELAS: B/2009

    assalau alaikum wr.wb

    Yang dapat saya komentari dari artikel di atas yaitu bahwa seperti yang telah dijelaskan bahwa Pertumbuhan ekonomi adalah proses dimana terjadi kenaikan produk nasional bruto riil atau pendapatan nasional riil.Untuk menaikkan pertumbuhan ekonomi khususnya di negara indonesia maka sebaiknya kita harus menaikkan produk domestik bruto atau pendapatan nasional.Berbicara mengenai pertumbuhan ekonomi,salah satunya di negara indonesia masih jauh dari apaa yang diharapkan.hal ini dapat kita lihat dari realita yang ada bahwa masih banyaknya penduduk atau masyarakat yang masih berpendapatan rendah sehingga di dalam memenuhi kebutuhan hidupnya masih belum tercukupi.Oleh karena itu pemerintah harus lebih memperhatikan masyarakat kecil.Selain dari pada itu pemerintah harus menciptakan lapangan kerja agar dapat mengurangi pengangguran.


    TERIMA KASIH
    WASSALAM.

    BalasHapus
  46. nama: Indah Juwita
    NIM: 099104014
    kelas: A

    assalamualaikum wr.wb
    Pada blog yang bapak buat di atas, menurut pendapat saya dalam pembahasan Teori Pertumbuhan Ekonomi pada poin E "Model Pertumbuhan Ekonomi Rostow" Model ini menekankan tinjauannya pada sejarah tahap-tahap pertumbuhan ekonomi serta ciri syarat masing-masing. Tahap-tahap tersebut adalah tahap masyarakat tradisional, tahap prasyarat lepas landas, tahap lepas landas, tahap gerakan ke arah kedewasaan, dan akhirnya tahap konsumsi tinggi.
    Maka dari pembahasan ini saya menyarankan agar dilengkapi atau lebih diperjelas lagi tentang pembahasan dan kalau tidak memberatkan agar dilengkapi ciri-ciri, syarat dan penjelasannya.
    Terima kasih....

    BalasHapus
  47. NAMA : SURIYANI
    NIM : 099104059
    KELAS : B/09
    Ass.wr.wb
    ‘’berdasakan aspek hubungan ekonomi internasional dalam pertumbuhan ekonomi yang membahas tentang Bantuan Luar Negeri Berupa Hadiah dan Pinjaman, Bantuan asing bisa diberikan secara langsung atau melalui lembaga keuangan internasional. Contoh bantuan langsung berupa hadiah atau pinjaman yang diberikan oleh US-AID (United State Agency for International Development), suatu lembaga bantuan luar negeri pemerintah Amerika Serikat, atau dari badan-badan luar negeri yang serupa dari negara-negara maju telah berkembang lainnya’’. Untuk dikatakan sebuah bantuan dalam bentuk hadiah dapat diartikan dalam hal ini suatu bangsa yang mendapatkan bantuan tersebut tidak memiliki kewajiban untuk membayar maupun memenuhi bunga dari sebuah bantuan apalagi dalam hal ini ditekankankan sebagai hadiah, tetapi ketika ditekankan bahwa bantuan tersebut berupa pinjaman maka, suatu Negara berkewajiban untuk melaksanakan peraturan atau mematuhi kesepakatan yang sudah ditetapkan sebelumnya. Maka dalam hal ini adanya artikel diatas diharapkan untuk sebuah penjelasan lebih lanjut tentang Bantuan Luar Negeri Berupa Hadiah dan Pinjaman….?

    Terima kasih, wassalam……………………..

    BalasHapus
  48. NAMA : ERNI
    NIM : 099104032
    KELAS : A
    Assalamu Alaikum Wr.Wb……
    Sedikit mungkin pak tambahan sebelum membahas terlalu jauh tentang produktivitas ada baiknya dicamtumkan terlebih dahulu tentang pengertian dari produktivitas itu sendiri. Dimana pengertian produktivitas secara filosofis produktivitas adalah mengandung pandangan hidup dan sikap mental yang selalu berusaha untuk meningkatkan mutu kehidupan.dan yang mana dapat terwujud dalam 4 bentuk yaitu :
    1. Jumlah produk yang sama dapat diperoleh dengan menggunakan sumber daya yang lebih sedikit
    2. Jumlah produksi yang lebih besar dapat dicapai dengan menggunakan sumber daya yang kurang
    3. Jumlah produksi yang lebih besar dapat dicapai dengan menggunakan sumber daya yang sama
    4. Jumlah produksi yang jauh lebih besar diperoleh dengan pertambahan sumber daya yang relative lebih kecil.
    Terima kasih
    Wassalam

    BalasHapus
  49. NAMA : SRI RAHAYU
    NIM : 099104097
    KELAS : B(2009)

    Pada penjelasan yang menyatakan bahwa : Pada gambar ini dianggap bahwa tingkat PNN kesempatan kerja penuh pada thaun 1998 A sebesar 26 trilyun rupiah dan skedul permintaan agregratifnya adalah C+I+C1 hingga tingkat PNN kesempatan kerja penuh dapat dicapai karena sama dengan tingkat pendapatan keseimbangannya.Misalkan terjadi pertumbuhan kapasitas produksi akibat adanya pertambahan sumber-sumber pertumbuhan ekonommi hingga tingkat PNN kesempatan kerja penuh pada tahun berikutnya yaitu pada tahun 1998 B menjadi 27 trilyun rupiah atau kenaikan sebesar kira-kira 4% dalam output riil.Agar potensi produksi total dapat direalisasikan maka permintaan agregratif harus naik dengan laju pertumbuhan yang cukup untuk memelihara tingkat kesempatan kerja penuh.Karenanya permintaan agregratif harus bergeser keatas menjadi C+I+C2. Bila tidak atau naik secara lebih kecil maka kenaikan kapasitas produksi tak dapat direalisasikan dan dimanfaatkan.Gambar ini menunjukkan aspek penciptaan pendapatan oleh komponen pengeluaran investasi neto.
    “ pada blog yang telah saya baca tidak terdapat gambar yang memperjelas tentang tingkat PNN. Kami butuh penjelasan yang lebih jelas untuk itu agar kami lebih mengerti tengtang hal tersebut. Hal ini menyebabkan kami sulit untuk memahaminya. Tapi di sisi lain dengan danya blog ini maka kami tik terlalu sulit untuk mencari bahan perkuliahan yang kami butuhkan”.

    BalasHapus
  50. Nama : andi kartini
    Nim : 099104080
    Kls : B/2009

    Untuk pertumbuhan ekonomi sangat menarik untuk dibahas karena ini menyangkut perekonomian di Negara maju atau dinegara yang sedang berkembang, dimana perekonomian dikatakan atau berkembang bila terjadi output riil. Tapi berbeda dengan apa yang terjadi sekarang ini dengan realita yang ada bahwa masih banyak penduduk miskin yang mengalami kesulitan pada taraf batas hidupnya. Tidak seperti di Negara maju taraf hidup penduduknya tinggi dan terus bertambah. Adapun penyebab rendahnya pendaptan di Negara-negara yang sedang berkembang adalah berlakunya hokum penambahan hasil yang semakin berkurang akibat pertambahan penduduk sangat cepat yang mempunyai kekuatan mendorong pertumbuhan ekonomi berupa pertambahan kualitas sumber alam dan kemajuan tekhnologi. Salah-satu sumber yang menghalangi pertumbuhan ekonomi adalah ketika beberapa Negara sedang berkembang mengalami ketidakstabilan social, politik dan ekonomi. Ini menunjukkan bahwa untuk menjaga kestabilan itu maka diperlukan adanya pemerintah yang kuat dan berwibawa dan terciptanya keamanan dan ketertiban hokum serta persatuan dan perdamaian di negeri terjamin, sehinnga sangat diperlukan terciptanya tenaga kerja yang merupakan motor pertumbuhan ekonomi. Yang dapat menaikkan produktivitas perekonomian dilakukan terutama nilai sector swasta oleh yang pertumbuhan ekonominya merupakan hasil akumulasi capital dan investasi. Pertumbuhan ekonomi juga dapat terhambat jika rendahnya tabungan atau investasi masyarakat yang merupakan pusat atau factor penyebab timbulnya dilemma kemiskinan. Hal ini juga terjadi disebabkan karena rendahnya tingkat pendapatan dan adanya efek demonstrasi meniru tingkat konsumsi di Negara-negara maju dilkukan oleh orang kaya yang biasanya menabung. Hambatan-hambatan social yang biasanya menaikkan taraf hidup masyarakat adalah jumlah penduduk yang sangat besar dan laju pertumbuhannya sangat cepat. Dengan demikian pemerintah harus bertindak dengan cara menurunkan laju pertumbuhan penduduk dalam program berencana (kb) dan melakukan tindakan pembangunan dan pertanian yang bisa memperlambat arus urbanisasi penduduk pedesaan menuju ke kota-kota besar. Untuk mendorong pencapaian pertumbuhan ekonomi yang cepat tidak memerlukan pengembangan factor penawaran, maka pemerintah dapat menciptakan semangat atau spirit yang dapat menaiikan kapasitas produksi masyarakat . peranan pemerintah dalam hal ini harus turun tangan langsung untuk memperhatikan kondisi yang dialami masyarakat demi memperbaiki pertumbuhan ekonomi di Negara-negara maju dan berkembang.


    terimah kasih...........

    BalasHapus
  51. NAMA:RUSNAWATI
    NIM:099104046
    KELAS:A
    ASSALAMUALAIKUM WR.WB
    Pada blog yang bapak buat di atas dalam pembahasan bagian C "Model input-Output leontief" sebaiknya menampilkan gambar tabel supaya lebih jelas pembahasannya mengenai perencanaan pertumbuhan ekonomi dapat dilakukan secara konsisten karena dapat diketahui gambaran hubungan aliran input-output antar industri.Dan dalam pembahasan negara berkembang dan faktor pertumbuhannya tentang ciri-ciri negara berkembang pada poin ke-5 yang menyatakan kuantitas sumber-sumber alamnya sedikit serta kualitasnya rendah,jika kita merujuk pada negara Indonesia yang termasuk negara berkembang,jadi poin ke-5 pada ciri-ciri negara berkembang tidak sesuai karena Indonesia memiliki sumber daya alam yang melimpah tetapi sumber daya manusianya yang belum mampu mengelolah sumber-sumber daya alamnya.
    TERIMA KASIH.....
    WASSALAM............

    BalasHapus
  52. NAMA:ANDI WARDANA
    NIM:099104094
    KLS :B

    Assalamualaikum.wr.wb……
    Terima kasih atas kesempatan yang diberikan kepada saya untuk mengomentari artikel bapak bahwa yang dapat saya komentari disini adalah tentang pertumbuhan ekonomi tentang defenisi dalam defenisi ini perlu adanya sedikit penjelasan tentang pertumbuhan outputriil.Dan pertumbuhan ekonomi dan kenaikan produktivitas dalam pernyataan bapak saya sangat sepakat dimana penyebab rendahnya pendapatan dinegara-negara sedang berkembang ialah berlakunya hukum penambahan hasil yang semakin berkurang akibat penduduk sangat cepat ,sementara tak ada yang mendorong pertumbuhan ekonomi berupa pertambahan kuantitas dan kualitas sumber alam ,capital ,dan kemajuan teknologi.Dan saran saya tentang permintaan agregratif dan pertumbuhan ekonomi perlu kiranya di tampilkan gambarnya , dari segi penjelasan sudah baik .Tentang Negara bekembang dan factor pertumbuhannya sangat jelas tapi mungkin bila disertakan tabel tentang penjelasan angka kelahiran dan kematian penduduk.dan disini saya menyimak tentang kemantapan dan stabil ,dimana pasangan –pasangan berumah tanggga melakasanakan pembatasan kelahiran dan mereka cenderung bekerja diluar rumah .banyak anak hanya 2 atau 3 saja hingga angka pertumbuhan neto penduduk sangat rendah atau bahkan mendekati nol apakah maksud dari pernyataan tersebut apakah hal ini sama dengan program pemerintah yang menerapkan system keluarga berencana ( KB) mohon penjelasannya pak.
    Factor penggerak pertumbuhan ekonomi didalam menanggulangi kemiskinan Menurut pernyataan yang saya baca saya sangat sepakat bahwa dua hal esensial harus dilakukan untuk mencapai pertumbuhan ekonomi adalah ,pertama sumber-sumber yang harus digunakan secara lebih efisien.ini berarti tak boleh ada pengganguran alokasi penggunaannya kurang efisien. Dan yang kedua penawaran atau jumlah sumber-sumber atau elemen-elemen pertumbuhan tersebut haruslah diusahakan pertambahannya.Elemen-elemen yang memacu pertumbuhan ekonomi tersebut adalah sebagai berikut:-sumber-sumber alam,-sumber-sumber tenaga kerja,-kualitas tenaga kerja yang rendah ,-akumulasi capital.
    Peranan penting pemerintah dalam pertumbuhan ekonomi sangatlah penting Karena dengan adanya pemerintah yang kuat dan berwibawa menjamin terciptanya keamanan dan ketertiban hukum serta persatuan dan perdamaian didalam negeri.tapi beberapa Negara yang sedang berkembang mengalami ketidakstabilan social ,politik dan ekonomi yang merupakan sumber yang menghalangi pertumbuhan ekonomi.dan dan rendahnya tabungan –investasi masyarakat (sector swasta )merupakan pusat atau factor penyebab timbulnya dilema kemiskinan yang menghambat pertumbuhan ekonomi .serta hambatan social.saya sangat sepakat atas pernyaataan tentang pemerintah dapat menciptkan semangat atau spirit untuk mendorong pencapaian pertumbuhan ekonomi yang cepat dan tidak hanya memerlukan pengembangan faktor penawaran saja,yang menaikkan kapasitas produktivitas masyarakat,yaitu sumber-sumber alam dan manusia,capital,dan teknologi ,tetapi jug factor permintaan luar negeri.tanpa kenaikkan potensi produksi tidak dapat direalisasikan.
    Demikian komentar dari saya tentang artikel bapak . dan apabila ada kata-kata saya yang salah mohon dimaafkan.dan saya sangat berterimakasih dengan adanya artikel yang bapak buat ini sangat baik dan bermanfaat bagi saya khususnya dan mahasiswa umumnya ….wslm…….

    BalasHapus
  53. Nama: irmayanti
    Nim : 099104005
    Pend.ekonomi koperasi (A)
    Assalamualaikum wr.wb
    Dari pengertian pertumbuhan ekonomi yang bapak tulis, dapat saya simpulkan bahwa semakin tinggi GDP riil, semakin makmurlah bangsa ini. Dimana semakin tinggi pertumbuhan GDP riil, kemakmuran dan fasilitas yang di nikmati semakin tinggi. Tentunya yang baik adalah bila pertumbuhan GDP riil lebih tinggi dari pertumbuhan jumlah penduduk, yang berarti GDP riil perkapita semakin tinggi.
    Menurut saya untuk mendorong pertumbuhan ekonomi harus memenuhi factor-faktor produksi yang terdiri dari :
    • peningkatan buruh, dimana kompetensi buruh yang semakin baik mendorong peningkatan produktivitas. Dengan demikian, secara potensial buruh mampu memproduksi lebih banyak, yang berarti meningkatkan GDP potensial.
    • Tanah, kembali kita perlu ditekankan, yang perlu ditingkatkan bukan saja luas tanah, tetapi juga kualitasnya. Dengan demikian, peningkatan GDP potensial untuk sector agribisnis.
    • Tekhnologi, semakin tinggi teknologi, semakin produktif factor produksinya.
    Pada Permintaan agregratif dan pertumbuhan ekonomi yang bapak tulis muncul pertanyaan bagaimana caranya supaya kemakmuran meningkat dengan cara meningkatkan GDP riil dan GDP perkapita?

    Demikian komentar saya trimaksiiii wslmmm…..

    BalasHapus
  54. Nama : Andi Yulia Fatmasari
    NIM : 099 104 042
    Kelas : A

    Assalamu Alaikum Wr. Wb.

    Setelah saya membaca artikel di atas saya ingin mengemukakan saran pada pembahasan poin ke V yaitu negara berkembang dan faktor pertumbuhannya. Mungkin dalam pembahasannya bisa di tambah materinya dengan ciri-ciri negara maju dan faktor pertumbuhannya agar dapat dijadikan sebagai bahan perbandingan antara faktor pertumbuhan negara berkembang dengan negara maju.Kemudian pada poin C "Faktor Penggerak Pertumbuhan Ekonomi dalam Menanggulangi Kemiskinan" bagian ke 3 yaitu kualitas tenaga kerja yang rendah dengan pembahasan negara-negara berkembang tak mampu mengadakan investasi yang memadai untuk menaikkan kualitas sumber daya manusia berupa pengeluaran untuk memelihara kesehatan masyarakat serta untuk pendidikan dan latihan kerja. Menurut saya belum ada jaminan apabila suatu negara mengadakan sautu investasi itu akan berdampak pada kualitas SDM. Tetapi dengan memanfaatkan seluruh aspek yang ada pada negara tersebut dengan proses manajemen yang baik itu sudah cukup untuk menaikkan SDM.

    Thank you....
    Wassalam

    BalasHapus
  55. NAMA : R A H M A N
    N I M : 099 104 023
    JUR. : PEND. EKONOMI KOPERASI

    Salam sejahtera buat kita semua...
    Sebelumnya saya sangat berterima kasih kepada Bapak, karena atas artikel yang bapak tulis dapat menambah wawasan dan dapat membuka cakrawala berfikir saya.....
    Defenisi pertumbuhan ekonomi sudah cukup jelas, namun kemudian kalau menurut saya mungkin bisa di masukkan mengenai jangka waktunya, maksudnya disini apakah pertumbuhan ekonomi berbicara mengenai jangka pendek atau jangka panjang/kontinu.
    Statement mengenai “pertambahan penduduk akan menyebabkan berlakunya hukum pertambahan hasil yang berkurang dan transisi kependudukan, dimana pada tahap 3 dan 4 masyarakat sudah berada pada tahap kematangan/stabil”. Dari statement di atas itu lebih mengacu pada perealisasian program Keluarga Berencana (KB) atau dua anak lebih baik. Menurut saya pertambahan penduduk tidak selamanya menghambat pertumbuhan ekonomi. Sebagaimana kita ketahui bahwa salah satu faktor yang dapat mempengaruhi pertumbuhan ekonomi adalah masalah “Kuantitas dan Kualitas Penduduk”. Dimana jumlah penduduk yang besar merupakan pasar potensial untuk memasarkan hasil-hasil produksi/output, sedangkan tingkat kualitas penduduk yang tinggi itu dapat memacu peningkatan produktivitas. Sehingga menurut saya KB itu bagus tapi dalam pendefenisian saya, KB adalah “Keluarga Berkualitas”. Jadi intinya bukan menekan pertumbuhan penduduk, akan tetapi bagaimana supaya penduduk tersebut bisa dijadikan sebagai penduduk yang berkualitas. Sehingga dengan SDM yang bagus maka dapat meningkatkan produktifitas, invention, inovation yang pada akhirnya akan melahirkan pertumbuhan ekonomi.
    Saya melihat bahwa dari beberapa teori atau model pertumbuhan ekonomi, itu hanya lebih relevansi bagi pertumbuhan ekonomi negara maju. Sebagaimana kita ketahui bahwa kita berada pada negara dunia ke-3 dalam hal ini negara sedang berkembang. Jadi kadang saya berfikir mungkinkah ada teori/model pertumbuhan ekonomi yang lebih relevansi dengan kondisi negara kita ini. Sehingga saya pernah berfikir dengan menganalisis beberapa sifat perekonomian negara berkembang, bahwa bagaimana kalau kita masukkan salah satu model yaitu “THE MANAGEMENT THEORY”. Perlu kita ketahui bahwa manajemen bukanlah suatu tujuan, akan tetapi manajemen adalah sebuah alat yang digunakan untuk mencapai tujuan.
    Adapun bentuk atau ilustrasi model “the management theory” ini adalah:
    • Faktor pemacu pertumbuhan ekonomi--> Penerapan Manajemen--> Peningkatan Output Rill --> Peningkatan Pendapatan Nasional-->Pertumbuhan Ekonomi.
    Peranan pemerintah dalam pertumbuhan ekonomi mungkin bisa di tambahkan mengenai pemanfaatan sektor-sektor pedesaan, sebagaimana salah satu judul lagu Iwan Fals yang berjudul “DESA”. Desa adalah masa depan kita dan dengan pemanfaatan sektor-sektor pedesaan maka akan menurunkan tingkat URBANISASI. Dan pemerintah juga harus menganut asas “Subordination of Individual Interest Into General Interest”.
     Strategi pertumbuhan ekonomi yaitu perpindahan tenaga kerja dari sektor pertanian ke sektor industri merupakan langkah yang efektif selama strategi tersebut tidak mengurangi Output sektor pertanian karena sebagaiman kita ketahui bahwa sektor pertanian adalah “sektor Pemimpin”.

    Demikian pendapat dan saran saya dan mohon maaf atas segala kekurangan. Dan harapan saya mudah-mudahan ini bukanlah artikel yang terakhir......

    Wassalam....

    “Resopa Temangingngi Na Malomo Naletei Pammase Dewata”

    BalasHapus
  56. Nama : Nurmayanti
    NIM : 099104006
    Kelas : A
    Assalamu alaikum Wr. Wb.
    Terima kasih atas kesempatan yang diberikan kepada saya untuk mengomentari artikel Bapak yang menyangkut pertumbuhan ekonomi. Betul adanya bahwa pertumbuhan ekonomi adalah proses dimana terjadi kenaikan PNB rill atau pendapatan nasional rill. Masalah pertumbuhan ekonomi ini seringkali dikaitkan dengan pembangunan ekonomi, dimana pembangunan ekonomi adalah suatu proses dimana terjadinya kenaikan output perkapita dalam jangka panjang. Namun, tidak bisa kita pungkiri bahwa dengan peningkatan pertumbuhan ekonomi ini tidak disertai dengan pemerataan sehingga kadang memang terjadi pertumbuhan ekonomi yang sedemikian besar namun tingkat pengangguran dan kemiskinan masih tinggi. Maka menurut saya dalam artikel tersebut juga penting untuk dikemukakan hal tersebut.
    Kemudian, pada point ke III dijelaskan tentang permintaan agregatif dan pertumbuhan ekonomi. Di dalam pembahasan mengenai point tersebut dikemukakan bahwa ada gambar yang menunjukkan aspek penciptaan pendapatan oleh komponen pengeluaran investasi neto, namun dari awal sampai diakhir artikel tersebut tidak ditemukan gambar yang menunjukkan hal tersebut. Sehingga, mungkin ada baiknya gambar tersebut dimunculkan dalam artikel tersebut sehingga kita dapat memperoleh penjelasan yang lebih baik.
    Selanjutnya, mengenai ciri-ciri Negara berkembang. Mungkin krisis lingkungan hidup dan angka kriminalitas yang meningkat juga dapat dijadikan sebagai ciri-ciri dari Negara berkembang. Kemudian di dalam pembahasan tersebut bisa pula ditambahkan penjelasan mengenai faktor yang menentukan dan mempengaruhi Negara berkembang diantaranya adalah jumlah penduduk dan pertumbuhan penduduk yang tinggi; stabilitas politik, keamanan, ekonomi, dan pertumbuhan ekonomi yang sangat rendah, serta hubungan internasional yang kurang.
    Demikian komentar saya….. Wassalam……..

    BalasHapus
  57. nama:lely budiarty
    nim:099104095
    kelas b/2009

    Asalamu Alaikum wr.wb
    Terima kasih atas tugas yang diberikan untuk mengomentari artikel yang bapak sajikan. sbenarnya dalam artikel sangat bagus serta sangat membantu khsusnya saya pribadi untuk lebih mengetahui masalah tentang pertumbuhan ekonomi. tetapi ada beberapa poin dalam artikel itu yng kurang jelas seperti pada poin III permintaan agregatif, disini urang jelas karna tidak disertakan gambarnya dan juga tidak menjelaskan secara lebih terperinci defenisi dari permintaan agregatif itu sendiri. kemudian pada poin berikutnya yakni pada poin IV, disini teori inovasi menjelaskan bahwa pada teori ini menekankan pada faktor inovasi enterpreneur sebagai motor penggerak pertumbuhan kapitalistik. disini sekiranya bapak menyebutkan dan menjelaskan apa faktor inovasi enterpeneur tersebut. dan yang terakhir pada pembahasan model input-output leontief. disini mungkinlebih jeasnya lagi apabila diberikan contoh atau tabel seperti yang tertulis pada pembahasan itu sendiri.

    sekian dan terima kasih

    BalasHapus
  58. NAMA : ELLI ERNAWATI
    NIM : 099104044
    KELAS : A’ PENDIDIKAN EKONOMI KOPERASI 09’
    Asslamu’alaikum wr.wb…………….
    II.PERTUMBUHAN EKONOMI DAN KENAIKAN PRODUKTIVITAS
    Dalam artikel ini sebagaimana yang dipaparkan bahwa “ Penyebab rendahnya pendapatan di negara-negara sedang berkembang adalah berlakunya hukum penambahan hasil yang semakin berkurang akibat pertambahan penduduk sangat cepat, sementara tak ada kekuatan yang mendorong pertumbuhan ekonomi berupa pertambahan kuantitas dan kualitas sumber alam, kapital, dan kemajuan teknologi”. Maka menurut saya pertambahan penduduk yang terjadi di negara berkembang itu harus di barengi dengan kualitas dan kuantitas tenaga kerja yang bisa meningkatkan produketivitas namun pertanyaan yang kemudian muncul,apabila kita merujuk pada penggunaaan teknologi yang berarti bahwa penghematan terhadap penggunaan tenaga kerja yang ujung-ujungnya berakhir pada adanya pengangguran dari tenaga kerja itu sendiri. Pertanyaan yang kemudian muncul adalah “apakah inovasi terhadap teknologi harus tetap tinggi dan akan menaikkan standar hidup selamanya”?.

    III.INDUSTRIALISASI VERSUS PEMBANGUNAN PERTANIAN
    Dalam artikel ini dikatakan bahwa “Pembangunan pertanian bersifat menggunakan teknologi padat tenaga kerja dan secara relatif menggunakan sedikit capital.Kenaikan produktivitas sektor pertanian memungkinkan perekonomian dengan menggunakan tenaga kerja lebih sedikit menghasilkan kuantitas output bahan makanan yang sama. Dengan demikian sebagian dari tenaga kerja dapat dipindahkan ke sektor industri tanpa menurunkan output sector pertanian. Di samping itu pembangunan atau kenaikkan produktivitas dan output total sektor pertanian akan menaikan pendapatan di sektor tersebut”. Maka menurut saya dapat dikatakan bahwa jika penggunanaan teknologi terhadap bidang pertanian memang menaikkan produktivitas dan output total di sector ini,namun pengalihan tenaga kerja pada bidang industrialisasi mungkin akan mengakibatkan pesatnya jumlah penduduk di perkotaan, sehingga menimbulkan dampak social yang besar,maka seharusnya adanya peningkatan lapangan pekerjaan di desa,sehingga tingkat urbanisasi dapat dikurangi……………
    Akhir kata,saya mohon maaf apabila ada kata-kata yang kurang berkenan dalam komentar saya ini,sekian dan terima kasih…………………
    Wassalamu’alaikum wr.wb……………..

    BalasHapus
  59. nama : irma damayanti
    nim : 099104038
    kelas : A

    assalamu alaikum.....

    saya sangat berterimakasih banyak banyak kepada bapak tentang terbitnya artikel ini yang nantinya dapat membantu saya pada khususnya dan teman - teman mahasiswa pada umumnya.di sini saya hanya ingin membagi pengetahuan tentang apa yang saya ketahui dengan apa yang bapak tulis dalam artikel ini berupa komentar dan saran.
    dalam hal ini saya hanya menyarankan pada pembahasan II yakni “pertumbuhan ekonomi dan kenaikan produktivitas” yakni perlunya adanya gambar grafik tentang bagaimana maksud dari “hukum pertambahan nilai yang semakin berkurang” sebab pada pembahasan itu hanya menjelaskan sebab kapan ketika penduduk meningkat maka kenaikan output kecil dan sebaliknya faktor pendukung seperti modal, tehnologi dan tenaga kerja yang berkualitas itu hanya mampu mengimbangi “hukum penambahan yang semakin berkurang dan alangkah bagusnya ketika ada gambar grafik yang mendampinginya agar lebih mudah di pahami maksud dari hukum itu.
    dan selanjutnya saya juga memasukkan teori dari kaum klasik yakni david ricardo dan maltus yang saya melihat tidak terdapat dalam teori pertumbuhan. sebagaima Menurut Ricardo dan Malthus, pertumbuhan ekonomi tidak akan terjadi secara terus menerus dalam jangka panjang, tetapi akan mengalami “ stationary state “, yaitu suatu keadaan di mana pertumbuhan ekonomi mengalami stagnasi. Pertanyaan yang kemudian muncul kapan pertumbuhan ekonomi akan mengalami stationary state? Dan apakah hal tesrbut bisa terjadi pada suatu negara secara nyata?
    Dan mungkin sedikit pertanyaan Pak, apakah antara pertumbuhan ekonomi dan pembangunan ekonomi memiliki perbedaan, atau keduanya sama saja!
    Dan mungkin sedikit tambahan sebagaimana yang tertulis dalam artikel Bapak yang mengatakan bahwa elemen- elemen yang memacu pertumbuhan ekonomi adalah salah satunya sumber- sumber alam. Sumber- sumebr alam meruapakan salah satu faktor pemicu pertumbuhan ekonomi sebagaimana yang dinyatakan oleh Adam Smith yaitu sumber daya alam sangat menentukan pertumbuhan PDB. Agar PDBnya meningkat sumber daya alam yang ada harus dimanfaatkan semaksimal mungkin oleh tenaga kerja dan modal yang ada. Dalam pemanfaatan dan pengolahan sumber daya alam, perlu dikembangkan sistem spesialisasi dan pembagian kerja sehingga produktifitas meningkat.

    demikian komentar dan saran yang saya buat ini, mohon maaf atas segala kesalahan dalam penulisan komentar dan saran yang saya buat.....

    wasss........................

    BalasHapus
  60. ANNAS (099104076)
    Artikelnya sangat bagus, menjelaskan dengan sangat baik mengenai apa dan bagaimana yang dikatakan pertumbuhan ekonomi itu dan seluk-beluknya , namun pada pengertian pertumbuhan bahwa kenaikan taraf hidup ditentukan oleh peningkatan pendapatan perkapita yang setahu saya didapatkan dari GNP maupun GDP tahun tertentu dibagi jumlah penduduk pada tahun tersebut , dengan kata lain memakai rata-rata penduduk sehingga sulit diketahui kenaikan taraf hidup (jika ada seorang penduduk yang sangat besar pendapatannya dan sebagian lainnya berada dalam kondisi miskin), dan juga pada ciri2 negara maju, dimana tingkat pendapatan perkapita penduduknya diatas US$ 300, bagaimana jika pada negara maju itu mengalami masalah seperti saya sampaikan diatas,Kak ? apakah masih dikatakan sebagai Negara Maju? MOHON KOREKSINYA.
    Pada model Lewis , kemungkinan terbesar dari adanya perpindahan penduduk yang mendapat biaya dari surplus keuntungan sebenarnya seperti apa,Kak? Dan mengapa hanya pada Negara berkembang? Apakah karena pada Negara berkembang, jumlah penduduknya sangat banyak?

    BalasHapus
  61. marianus z ponno4 Mei 2011 pukul 02.05

    nama :marianus z ponno
    nim :099104060
    kelas :B (2009)

    Salam sejahtera buat kita semua...
    sebelumnya saya ucapkan terima kasih atas artikel yang disediakan yang pastinya dapat menambah wawasan kami..
    Artikel pertumbuhan ekonomi di atas sangat menarik untuk dibahas,khususnya di negara kita ini yang merupakan salah satu negara yang sedang berkembang yang tentunya memiliki banyak masalah dalam hal pertumbuhan ekonomi.
    Sesuai dengan artikel diatas salah satu yang mendukung pertumbuhan ekonomi yaitu bila terjadi kenaikan output perkapita yang menggambarkan kenaikan taraf hidup penduduk. Dan sebagai negara berkembang Indonesia memiliki penduduk yang output perkapitanya masih rendah dibanding dengan negara-negara lainnya karena berbagai faktor, misalnya saja masalah pertumbuhan penduduk yang semakin meningkat, masalah kualitas sumber daya manusia, kurangnya lapangan kerja, kurangnya tenaga kerja yang berkualitas serta kuranngnya pemanfaatan sumber daya alam yang dimiliki oleh setiap daerah. sehingga dalam hal ini dibutuhkan adanya peningktan kualitas sumberdaya manusia melalui pendidikan dalam berbagai bidang ilmu khususnya ilmu ekonomi yang dapat diterapkan dalam aktivitas kehidupan, selain itu dibutuhkan juga adanya perhatian yang serius dari pemerintah untuk menangani masalah-masalah tersebut dan tak kalah pentingnya adalah kesadaran dari penduduk itu sendiri untuk berusaha meningkatkan kehidupannya...
    mengenai teori pertumbuhan ekonomi, pada teori: (1)Inovasi Schum Peter, memang sangat baik untuk dikembangkan, karena enterpreneur ataupun dunia bisnis ini akan dapat berkembang dengan cepat karena adanya hal persaingan yang terus berusaha untuk mengembangkan usahanya, namun hal ini dapat dilakukan oleh para pemilik modal tetapi hal ini juga dapat menciptakan lapangan kerja bagi penduduk sekitar. (2) pada model pertumbuhan Harrot-Domar dan model out-put, teori kedua medel pertumbuhan ini sangat tepat untuk di terapakn di negara berkembang, seperti indonesia karena dalam teori ini dibahas mengenai hal-hal yang dapat menangani beberapa masalah yang dihadapi oleh negara berkembang. (3)model pertumbuhan Lewis, teori ini memang cukup baik untuk diterapkan di negara sedang berkembang untuk beralih ke sektor modern kapitalis industri, namun hal ini tidak dapat berjalan bila negara tersebut tidak memiliki surplus keuntungan atau surplusnya tidak cukup untuk membiayai sektor baru tersebut karena masih ada hal-hal lain yang harus di biayai terlebih dahulu yang tak kalah pentingnya..
    demikianlah yang dapat saya komentari, sesuai dengan pemahaman saya, mohon penjelasan dari kaka' selengkapnya... terima kasih..

    BalasHapus
  62. Nama: Evi Saputri
    Nim : 099 104 004
    Kls : A

    Assalamu Alaikum Wr.wb
    Wah........
    Menarik sekali tentang apa yang menjadi pembahasan dalam artikel ini,apalagi pembahasannya mengenai “ Pertumbuhan Ekonomi”,yang mana kita ketahui bahwa dinegara-negara sedang berkembang ,khususnya negara kita Indonesia masalah mengenai pertumbuhan ekonomi adalah salah satu masalah yang di hadapi.Dan meningkatkan pertumbuhan ekonomi merupakan upaya yang harus dilakukan oleh pemerintah.
    Sangat sepakat bahwa salah satu dari dua hal esensial yang harus dilakukan untuk mencapai pertumbuhan ekonomi yaitu penawaran atau jumlah sumber-sumber atau elemen-elemen pertumbuhan tersebut haruslah diusahakan pertambahannya.Elemen-elemen yang memacu pertumbuhan ekonomi itu seperti sumber-sumber alam,tenaga kerja,kualitas tenaga kerja yang rendah dan akumulasi kapital.Mengenai sumber-sumber alam ,dalam penjelasan beberapa negara sedang berkembang sangat miskin akan sumber-sumber alam dan sedikitnya sumber alam yang dimiliki oleh suatu negara merupakan kendala yang cukup serius. Negara kita Indonesia misalnya,merupakan salah satu negara sedang berkembang. Dan mungkin dunia tahu bahwa Indonesia tidak termasuk ke dalam beberapa negara sedang berkembang yang miskin akan sumber daya alam,sebaliknya negara kita adalh kaya akan sumber daya alam,Cuma yang jadi permasalahannya adalah bagaimana pengelolaannya dan bagaimana penanggulangan kualitas sumber daya manusianya yang masih rendah.Karena banyak negara yang miskin akan sumber-sumber alam,tetapi termasuk ke dalam negara maju dan terkaya didunia serta pertumbuhan ekonominya diatas rata-rata dari pertumbuhan ekonomi kita.Kembali lagi bahwa,negara-negara tersebut bukan didukung karena kayanya akan sumber alam tetapi karena kualitas sumber daya manusiannya,dan adanya kerja sama yang baik antara rakyat dengan pemerintahnya.Maka dari itu,untuk meningkatkan pertumbuhan ekonomi,bukan saja hanya tugas pemerintah tetapi perlu adanya kerjasama antara masyarakat dengan pemerintah.Dan sedikitnya sumber-sumber alam bukanlah kendala yang cukup atau lebih serius dibandingkan dengan sedikitnya kuantitas serta rendahnya persediaan kapital dan sumber tenaga manusia.Tetapi yang dituntut disini bagaimana sumber daya manusia yang mampu untuk mengelolahnya.


    Sedikit saran,mungkin Pada pembahasan Bagian III.Mengenai Permintaan Agregatif dan Pertumbuhan Ekonomi,lebih bagusnya agar sekiranya dicantumkan gambarnya,karena bagian tersebut membahas apa yang ada pada gambar agar lebih mudah dipahami lagi.Terimah Kasih

    BalasHapus
  63. Nama : Hernawati
    Nim : 099 104 048
    Kls : A

    Assalamu Alaikum Wr.Wbr........
    Bagus N menarik sekali pembahasannya,tapi mungkin lebih bagusnya jika dicantumkan tabel serta gambar kedalam pembahasan yang memang menggunakan tabel dan gambar seperti pada pembahasan. Bagian: III. PERMINTAAN AGREGATIF DAN PERTUMBUHAN EKONOMI, pembahasan ini sebaiknya disertai dengan gambarnya sebab didalamnya umumnya dijelaskan tentang apa yang ada digambar.Jadi untuk lebih mudah dimengerti dan dipahami sebaiknya disertai dengan gambarnya.Kemudian pada pembahasan Teori Dan Model Pertumbuhan Ekonomi,mungkin perlu dijelaskan lebih rinci lagi model dan tabel yang bagaimana yang dimaksud,karena jika hanya pembahasan saja sulit dimengerti.
    Pada pembahasan mengenai Strategi Pertumbuhan Ekonomi mungkin dapat dijelaskan secara detail dan lebih rinci lagi tentang bagaimana sebenarnya srategi Pertumbuhan Ekonomi itu dan mungkin perlu dijelaskan apakah ada kekurangan dan kebaikan dari setiap strategi-strategi pertumbuhan ekonomi itu sendiri,dan disertai dengan contohnya.Pada srtategi pertumbuhan ekonomi yang point ke2 yakni Strategi Impor Versus Promosi Ekspor dikatakan bahwa strategi ini secara relatif lebih sukar dilaksanakan karena menuntut kerja keras agar bisa bersaing di pasar internasional,sebenarnya kerja keras yang bagaimana atau upaya-upaya apa yang bagaimana yang harus ditempuh agar strategi pertumbuhan ekonomi ini dapat dilaksanakan dengan mudah.
    Pada pembahasan Peranan Pemerintah Dalam Pertumbuhan Ekonomi mungkin ada baiknya jika inti-intinya saja yang ditampilkan,sebab ada beberapa poin yang tidak dimengerti yang maknanya tersirat dari apa yang menjadi Pembahasan,sehingga kurang dipahami tentang yang mana dan bagaimana peranan dari pemerintah itu sendiri.

    BalasHapus
  64. Nama: Joko Supratno
    kelas: A
    EKONOMI KOPERASI 09

    Assalamu alaikum wr.wb………..

    Terima kasih atas kesempatannya,….
    Sangat bagus, apa yang menjadi pembahasan dalam artikael bapak cuman ada sedikit masukan dari saya, kalau bisa sebaiknya pada pembahasan-pembahasan tertentu yang memang seharusnya mencantumkan gambar dan tabel sebaiknya dicantumkan, seperti pada pembahasan PERMINTAAN AGREGATIF DAN PERTUMBUHAN EKONOMI. Pada pembahasan ini, umumnya memang membahas apa yang ada pada gambar tetapi karena gambarnya tidak di tampilkan maka saya pribadi ada sedikit kesulitan untuk memahaminya.
    Kemudian pada pembahasan teori dan model pertumbuhan ekonomi, mungkin lebih baiknya lagi agar lebih dijelaskan secara rinci, model bagaimana yang sebenarnya yang dimaksud beserta tabelnya.

    Sekian komentar dan saran dari saya……
    Terima kasih…..

    BalasHapus
  65. Nama : Rosliah
    Nim : 099104051
    Kelas : 09A


    Dari definisi pertumbuhan ekonomi tersebut menurut saya bisa mneggambarkan kenaikan taraf hidup seseorang atau kesejahteraan masyarakat pada umumnya. karena pada pertumbuhan ekonomi dapat naik dari sekian persen salah satunya disebabkan karena pendapatan dari segelintir orang orang mampu saja yang dapat meningkatkan output per kapita dari suatu negara. sedangkan sebagian besar masyarakat masih banyak yang pendapatannya di bawah standar minimum, kendatipun terjadi pertumbuhan ekonomi misalnya 6 - 7 % namun belum dapat menyelesaikan masalah masalah sosial ekonomi. salah satunya mengenai standar hidup seseorang. kemudian istilah pertumbuhan ekonomi ini lebih condong atau mengarah kepada negara - negara maju sedangkan untuk negara berkembang sebaiknya menggunakan istilah pembangunan ekonomi karena masih dalam tahap negara berkembang yang masih banyak kendala kendal sosial ekonomi yang harus di hadapi menuju negara yang maju.

    Dalam permintaan agregatif dan pertumbuhan ekonomi sebaiknya memperjelas apa yang diterangkan di dalamnya harus di sertakan kurvanya dan di beri penjelasan apabila ada rumus - rumus atau singkatan.

    Dalam teori ekonomi banyak teori teori dan model model mengenai pertumbuhan ekonomi baik yang berasal dari mashab klasik, neoklasik, maupun modern (keynesian). Menurut saya dari beberapa teori dan model ekonomi yang di bahas di atas. teori pertumbuhan ekonomi yang masih relevan hingga kini ada teori pertumbuhan ekonomi klasik dari Adam Smith dan David Ricardo. Karena teori pertumbuhan ekonomi dari mashab klasik ini bertumpu pada kekuatan model dan SDM sebagai tulang punggung peningkatan pendapatan nasional namun pada umumnya semua teori dan model ekonomi yang dikemukakan oleh para ahli di atas bertujuan menjelaskan bagaimana mengelola sumber daya yang ada agar perekonomian dapat berjalan dengan baik dan stabil sesuai dengan yang diinginkan meskipun kebanyakan dari teori pertumbuhan ekonomi hanya sebatas pada kajian ilmiah saja karena sukar untuk dilaksanakan namun di lain pihak sering juga di pakai untuk menguatkan pendapat.

    BalasHapus
  66. INCE ZAINUDDIN
    099104088
    KELAS B 09

    Assalamu' ALaikum.wr.wb
    dari materi pertumbuhan ekonomi diatas dapat saya simpulkan bahwa dengan berkurangnya pertambahan hasil mengakibatkan kenaikan output semakin kecil, turunnya produk rata-rata, dan turunnya taraf hidup. sedangkan yang mengimbangi berlakunya hukum pertambahan hasil yang berkurang yaitu kenaikan jumlah barang-barang kapital, kemajuan IPTEK, serta kualitas dan keterampilan masing-masing tenaga kerja akan berpengaruh pada tingkat kenaikan produktifitas.
    Pada teori dan model pertumbuhan ekonomi, saya lebih condong mengarah kepada model input-output Leontief karena menggunakan tabel perencanaan pertumbuhan ekonomi sehingga dapat dilakukan secara konsisten antara aliran input-output atar industri.
    sedangkan untuk mengimbangi laju pertumbuhan ekonomi, maka dianggap perlu memaksmialkan sumber daya yang digunakan secara lebih efesien. adapun yang memacu pertumbuhan ekonomi tersebut yaitu SDA, Tenaga kerja, Kualitas tenaga kerja, dan akumulasi kapital. diantara ke 4 hal tersebut akumulasi kapitallah yang lebih penting dalam pertumbuhan ekonomi. ini dikarenakan hampir semua negara berkembang mengalami kelangkaan barang-barang kapital serta perbaikan kualitas barang-barang modal.
    Peran pemerintah pada pertumbuhan ekonomi terbilang sangat penting karena adanya sentralisasi, maka pemerintah dapat dengan mudah memberikan kebijakan dalam meningkatkan pertumbuhan ekonomi. tetapi dampak negatif yang dapat kita perhitungkan akibat dari sentralisasi yaitu terjadinya ketimpangan disetiap daerah. maka dari itu perlu juga diadakan disentralisasi/Otoda sehingga para pemerintah daerah dapat mengembangkan potensi daerahnya masing-masing
    Sedangkan untuk menetralisir para investor yang menanamkan modalnya pada negara ini. Agar pihak yang diberi wewenang dan tanggung jawab penuh atas investasi tersebut betul-betul menjaga dan menggunakan modal tersebut dengan baik, sehingga distribusi pendapatan dapat merata.

    BalasHapus
  67. Nama : A.Zulitnayarti Mardhani Syam
    Nim : 099104064
    Kelas : B
    Assalamualiakum Wr. Wb
    Saat membaca materi Pertumbuhan Ekonomi pada blok Bapak hal pertama yang muncul di benak saya, materi Bapak cukup singkat tapi jelas dan padat serta mudah dipahami redaksinya . Saya tertarik pada materi Aspek hubungan ekonomi internasional dalam pertumbuhan ekonomi dalam aliran penanaman modal (Investasi) asing, bahwasanya aliran kapital atau investasi asing dari luar negeri baik oleh sektor pemerintah maupun swasta asing dapat merupakan suplemen atau pelengkap bagi usaha pemecahan lingkaran kemiskinan. Akan tetapi menurut saya pada dasarnya investor asing yang menanamkan modal di dalam suatu negara pasti mendapatkan keuntungan yang lebih besar karna pembagian keuntungan labih banyak mengalir ke investor asing. Lebih lanjut yang saya ketahui bagi hasil antara investor asing dengan pemerintah suatu negara terdapat pada hasil penjualan produk bukan dari hasil produknya. Ternyata perusahaan asing (P1) yang menanamkan modal di suatu negara itu bekerja sama dengan perusahaan asing lainnya (P2). Misalnya perusahaan asing (P1) menjual hasil produk dengan harga Rp3.000/produk maka hanya itu yang di bagi ke negera tempat menanam modal dengan pembagian 80% untuk negara dan 20% untuk investor asing. Ternyata P1 yang menjual produk dengan harga Rp3.000 ke P2 dan P2 pun menjualnya di pasar internasional dengan harga Rp 10.000, hasil itulah yang kemudian di bagi antara ke dua perusahaan asing tersebut. Sehingga negara pemilik SDA seakan-akan dieksploitasi oleh politik paham kapitalis orang-orang barat.
    Semoga apa yang saya sampaikan dapat menjadi tambahan referensi bagi kita semua....

    BalasHapus
  68. NAMA :RIJAL HUSBAR
    NIM :099104100
    KELAS :B

    Sebelumnya terima kasih telah diberikan kesempatan untuk mengomentari atau memberikan saran atas artikel kakak yang disajikan diatas yang ingin saya komentari yaitu mengenai pertumbuhan ekonomi,teori dan model pertumbuhan ekonomi penjelasannya masih minim sehingga bagi saya kurang jelas untuk saya bisa pahami terutama pada teori dan model pertumbuhan ekonomi dimana penjelasan tentang para tokoh ekonomi klasik yaitu adam smith,menurut saya tidak jelas yaitu (mengenai bagaimana menganalisis sebab berlakunya pertumbuhan ekonomi dan factor yang menentukan pertumbuhan ekonomi) disitu tidak dijelaskan sebab dan faktor-faktor apa yang menentukan pertumbuhan ekonomi yang terdapat dalam buku adam smith.
    Saran saya sebaiknya di dalam artikel kakak yang penjelasannya terlalu singkat mungkin lebih baik penjelasannya di tambah dan di perjelas agar kami bisa lebih mengerti dan memahamidari artikel kakak yang disajikan di atas agar bisa menjadi dasar ilmu pengetahuan dalam mata kuliah ini..........
    mungkin cuma itu komentar dan saran dari saya sekian dan terima kasih.........

    BalasHapus
  69. maemunah 0991040784 Mei 2011 pukul 04.34

    Pertumbuhan ekonomi sangat penting bagi warga negara karena pertumbuhan ekonomi merupakan output perkapita, serta pertumbuhan upah riil bisa meningkatkan standar hidup. Didalam pembahasan pertumbuhan ekonomi dan kenaikan produktifitas. Pertanyaan yang kemudian muncul apakah hanya kuantitas, kualitas sumber alam, kapital, dan kemajual teknologi saja yang merupakan faktor pendorong pertumbuhan ekonomi? Serta bagaimana halnya dengan halnya dengan upah rill karena sebagaimana yang saya ketahui pendapatan nasional keseluruhan terdiri dari uah rill karena belum ada perhitungan untuk sewa tanah dan bungan modal. Dalam teori dan modal pertumbuhan ekonomi dalam saman klasik, adam smith juga menggambarkan “penentuan barang menurut gaya kerja saja dapat diterapkan tanpa harus memperdulukan berapa jumlah barang yang ada”. Faktor penggerak ekonomi dalam menanggulangi kemiskinan yaitu, meliputi luasnya tanah smber mineral, tambang, iklim dan lain-lain seperti yang kita ketahui bahwa nwgara kita mempunyai sumber daya alam hanya saja sumber daya manusiaanya yang kurang dalam hal memberdayakan potensi yang ada. Dalam peranan pemerintah dalam pertumbuhan ekonomi, pertumbuhan ekonomi merupakan hasil akumulasi kapital dan investasi yang dilakukan terutama oleh sektor swasta yang dapat menaikkan produktivitas perekonomian tetapi tidak luput juga dari akumulasi modal dan teknologi baru yang menjadi kekuatan utama untuk mempengaruhi pertumbuhan pembangunan ekonomi. Rendahnya tabungan-investasi masyarakat (sekor swasta) merupakan pusat atau faktor penyebab timbulnya dilema kemiskinan yang menghambat pertumbuhan ekonomi. Ini tidak akan terjadi apabila suatu negara bisa menyisihkan sebagian besar pendapatannya ketabungan dan investasi. Maka negara itu memiliki persediaan modal pada kondisi mapan dan tingkat pendapatan yang tinggi. Jika suatu negara hanya menabung dan menginvestasikan sebagian kecil dari pendapatannya, maka modal dan pendapatannya akan rendah. Hambatan sosial utama dalam menaikkan taraf hidup masyarakat adalah jumlah penduduk yang sangat besar dan laju pertumbuhannya yang sangat cepat. Karena dengan adanya asumsi mengatakan bahwa pertumbuhan penduduk itu di ukur dengan deret ukur dan kesedian pangan di ukur dengan deret hitung. Sehingga kebijakan yang bisa di lakukan yaitu membuat program (KB)keluarga berencana.

    BalasHapus
  70. Rachmadini Nurbasri4 Mei 2011 pukul 04.39

    Dalam definisi pertumbuhan ekonomi yaitu pertumbuhan ekonomi yang lain adalah bahwa pertumbuhan ekonomi terjadi bila ada kenaikan output perkapita. Dalam definisi ini saya bisa memberi penjelasan bahwa setiap pendapatan yang meningkat dalam tiap kapita secara langsung mempengaruhi laju siklus pertumbuhan ekonomi.
    Selain pendapatan perkapita ada beberapa elemen juga yang mempengaruhi pertumbuhan ekonomi. Salah satunya yaitu modal. Maka timbul pertanyaan apakah output tumbuh lebih lambat ataupun sebaliknya. Sebagaimana akan terjadi didalam model yang mengabaikan perubahan teknologi?.tidak. tetapi kemajuan tekhnologi telah meningkatkan produktivitas modal dan tenaga kerja.
    Dari pembahasan yang ada bahwa penyebab rendahnya pendapatan di negara-negara sedang berkembang adalah berlakunya hukum penambahan hasil yang semakin berkurang akibat pertambahan penduduk sangat cepat, sementara tak ada kekuatan yang mendorong pertumbuhan ekonomi berupa pertambahan kuantitas dan kualitas sumber alam, kapital, dan kemajuan teknologi. Pertambahan kuantitas dan kualitas sumber alam, kapital dan kemajuan teknologi tidak menjamin akan meningkatnya kembali pendapatan suatu negara.

    Dalam pergerakan pertumbuhan ekonomi Dua hal esensial harus dilakukan untuk mencapai pertumbuhan ekonomi adalah, pertama sumber-sumber yang harus digunakan secara lebih efisien. Ini berarti tak boleh ada sumber-sumber menganggur untuk menggerakkan pertumbuhan ekonomi dan alokasi penggunaannya kurang efisien.Yang kedua, penawaran atau jumlah sumber-sumber atau elemen-elemen pertumbuhan tersebut haruslah diusahakan pertambahannya.
    Pertumbuhan Ekonomi juga tidak lepas dari peran pemerintah sebagai wadah pengawas dari pertumbuhan ekonomi tu sendiri. Salah satu kasus yang memerlukan peran ekonomi yaitu : Beberapa negara sedang berkembang mengalami ketidak stabilan sosial, politik, dan ekonomi. Ini merupakan sumber yang menghalangi pertumbuhan ekonomi. Adanya pemerintah yang kuat dan berwibawa menjamin terciptanya keamanan dan ketertiban hukum serta persatuan dan perdamaian di dalam negeri. Ini sangat diperlukan bagi terciptanya iklim bekerja dan berusaha yang merupakan motor pertumbuhan ekonomi.
    Dari peran pemerintah, untuk menunjang peran dalam pertumbuhan ekonomi di dorong dengan beberapa strategi pertumbuhan ekonomi salah satunya industrilisasi dan pembangunan pertanian.
    Pembangunan pertanian bersifat menggunakan teknologi padat tenaga kerja dan secara relatif menggunakan sedikit kapital; meskipun dalam investasi pada pembuatan jalan, saluran dan fasilitas pengairan, dan pengembangan teknologinya. Kenaikan produktivitas sektor pertanian memungkinkan perekonomian dengan menggunakan tenaga kerja lebih sedikit menghasilkan kuantitas output bahan makanan yang sama. Dengan demikian sebagian dari tenaga kerja dapat dipindahkan ke sektor industri tanpa menurunkan output sector pertanian. Di samping itu pembangunan atau kenaikkan produktivitas dan output total sektor pertanian akan menaikan pendapatan di sektor tersebut.

    BalasHapus
  71. asrudi ( 099104102 )
    B

    Assalamu alaikum Wr. Wb.
    Terima kasih atas kesempatan yang diberikan kepada saya untuk mengomentari artikel Bapak yang menyangkut pertumbuhan ekonomi. bahwa pertumbuhan ekonomi adalah proses dimana terjadi kenaikan PNB rill atau pendapatan nasional rill. Masalah pertumbuhan ekonomi ini seringkali dikaitkan dengan pembangunan ekonomi, dimana pembangunan ekonomi adalah suatu proses dimana terjadinya kenaikan output perkapita dalam jangka panjang. Namun, tidak bisa kita pungkiri bahwa dengan peningkatan pertumbuhan ekonomi ini tidak disertai dengan pemerataan sehingga kadang memang terjadi pertumbuhan ekonomi yang sedemikian besar namun tingkat pengangguran dan kemiskinan masih tinggi. Maka menurut saya dalam artikel tersebut juga penting untuk dikemukakan hal DEMIKIAN....??
    Kemudian,
    pada point ke III dijelaskan tentang permintaan agregatif dan pertumbuhan ekonomi. Di dalam pembahasan mengenai point tersebut dikemukakan bahwa ada gambar yang menunjukkan aspek penciptaan pendapatan oleh komponen pengeluaran investasi neto, namun dari awal sampai diakhir artikel tersebut tidak ditemukan gambar yang menunjukkan hal tersebut. Sehingga, mungkin ada baiknya gambar tersebut dimunculkan dalam artikel tersebut sehingga kita dapat memperoleh penjelasan yang lebih baik.
    Selanjutnya, mengenai ciri-ciri Negara berkembang. Mungkin krisis lingkungan hidup dan angka kriminalitas yang meningkat dan banyaknya penganguran dan orang yang hidup di bawah garis kemiskinan juga dapat dijadikan sebagai ciri-ciri dari Negara berkembang. Kemudian di dalam pembahasan tersebut bisa pula ditambahkan penjelasan mengenai faktor yang menentukan dan mempengaruhi Negara berkembang diantaranya adalah jumlah penduduk dan pertumbuhan penduduk yang tinggi; stabilitas politik, keamanan, ekonomi, dan pertumbuhan ekonomi yang sangat rendah, serta hubungan internasional yang kurang.
    sekian komentar saya.......????

    BalasHapus
  72. rosyana patorak4 Mei 2011 pukul 05.53

    Nama: ROSYANA PATORAK
    Nim : 099104054
    KLS : O9' A

    Pada defenisi pertumbuhan ekonomi dalam artikel di atas saya sudah setuju bahwa pertumbuhan ekonomi dilihat dari output perorangan dan PDB,Tetapi menurut saya berdasarkan referensi dari buku lain kalau bisa juga dimasukkan laju pertumbuhan penduduk dan dicantumkan pulah dalam kurun waktu tertentu untuk melihat pertumbuhan ekonomi dalam suatu negara.Sehingga dari defenisi ini kita dapat mengambil kesimpulan bahwa indikasi dari pertumbuhan ekonomi dapat dilihat dari 3 faktor yaitu produk perkapita, produk nasional dan pertumbuhan penduduk dalam kurun waktu tetentu.

    Kemudian dari teori model pertumbuhan ekonomi dari artikel di atas hanya terdapat 5 teori, disini saya dapat menambahkan teori di atas berdasarkan buku lain yang pernah saya baca. Dimana teori pertumbuhan ekonomi dapat dibagi atas teori yang bersifat analitis dan teori yang bersifat historis.Teori yang bersifat analitis menekankan pada teori tentang sebab akibat, sedangkan teori yang bersifat historis menekankan pada isi empiris yaitu tahapan-tahapan yang dilalui dalam pertumbuhan ekonomi.
    I. TEORI PERTUMBUHAN EKONOMI MASHAB HISTORIS
    a. Teori pertumbuhan ekonomi Karl Bucher
    Teorinya membagi pertumbuhan ekonomi sebagai berikut :
    1.Rumah tangga tertutup
    2.Rumah tangga kota
    3.Rumah tangga kemasyarakatan
    4.Rumah tangga dunia
    b. Pertumbuhan ekonomi Friedrich List
    Teorinya mengatakan bahwa tinggkat pertumbuhan ekonomi dapat dilihat dari cara manusiamemperoleh barang-barang untuk memenuhi kebutuhan hidupnya. Tingkat pertumbuhan tersebut
    1. masa berburu dan mengembara
    2. masa beternak dan bertani
    3. masa pertanian dan kerajinan
    4. masa kerajinan,industri dan perniagaan
    II. TEORI KLASIK
    a. Teori pertumbuhan ekonomi Adam Smith
    menurutnya bahwa teori pertumbuhan ekonomi berkaitan dengan dua unsur yaitu pertumbuhan output total dan pertumbuhan penduduk. Pertumbuhan output total dipengaruhi oleh 3 komponen yaitu:
    - Sumber-sumber alam
    - Perkembangan penduduk
    - Jumlah persediaan barang modal
    b. Teori pertumbuhan ekonomi Ricardo dan Malthus
    Dari teorinya memberikan pandangan bahwa dalam jangka panjang perekonomian akan mencapai stationary state atau suatu keadaan dimana perkembangan ekonomi tidak terjadi sama sekali (mandek).Perkembangan penduduk yang sangat cepat akan memperbesar jumlah penduduk hingga dua kali lipat dalam watu satu generasi, pada tingkat ini tenaga kera akan menerimah upah yang sangat minim yaitu upah yang hanya cukup untuk hidup.

    BalasHapus
  73. Nama ; Heipon
    NIM ; 089104146
    Kelas ; B
    Salam sejahtera bagi kita semua.
    Menarik sekali artikel tentang petumbuhan ekonomi di atas.Saya akan mengomentari artikel di atas.
    Bahwa untuk meningkatkan pertumbuhan ekonomi,pendapatan domestik bruto dan pendapatan nasional harus meningkat.Namun di beberapa negara baerkembang, seperti di indonesia, terdapat banyak masala yang mwnghambat pertumbuhan ekonomi.Itu ditandai dengan meningkatnya jumlah penduduk, kurangnya lapangan kerja, serta permasalahan lainnya.
    Namun di sinilah diperlukan peran pemerintah bagaimana mengantisipasi hal tersebut.Seperti dengan menyediakan lapangan kerja sehingga pendapatan dapat merata. itu akan sangat membantu dalam peningkatan pertumbuhan ekonomi.
    Selain itu pemerintah juga harus meningkatkan SDM,dengan meningkatkan ilmu pengetahuan dan teknologi.
    Sekian komentar......

    BalasHapus
  74. Nama : Saparuddin
    NIM : 099104065
    Kelas : B(Pend.Ekonomi Koperasi)

    assalamu alaikum...Dari penjelasan diatas ternyata peran swasta sangat mempengaruhi tingkat pertumbuhan ekonomi suatu Negara, tapi tidak terlepas dari kontrol pemerintah. Disini saya tertarik untuk mengomentari poin terakhir(aspek huibungan ekonomi internasional dalam pertumbuhan ekonomi) dimana pada bagian ketiga atau bagian terakhir ini menerangkan tentang bantuan luar negeri berupa hadiah dan pinjaman, dimana yang memberi bantuan adalah Negara-negara maju seperti Amerika Serikat,jepang,dsb tapi disisi laina Negara tersebut memiliki utang yang luar biasa.dimana pada saat ini AS Dan JEPANG merupakan Negara yang memiliki utang tertinggi di dunia.
    Saya kira ini sangat lucu bagaimana mungkin Negara yang memberi bantuan atau pinjaman ke Negara lain berupa utang malah memiliki utang yang sekali lagi saya katakan LUAR BIASA.
    trims..

    BalasHapus
  75. Budiansyah Tawang4 Mei 2011 pukul 06.18

    Nama : Budiansyah Tawang
    NIM : 099104103
    Kelas : B(Pend.Ekonomi Koperasi)

    Assalamu 'alaikum wr.wb....
    Terima kasih kak atas tugas yang telah diberikan, dari artikel yang telah saya baca di atas, saya ingin mempertanyakan poin yang kedua dimana dinyatakan penyebab rendahnya pendapatan dinegara-negara sedang berkembang adalah berlakunya hukum penambahan hasil yang semakin berkurang akibat pertumbuhan penduduk sangat cepat, sementara tak ada kekuatan yang mendorong pertumbuhan ekonomi berupa pertumbuhan kuantitas sumber daya alam kapital dan kemajuan teknologi. Apa maksudnya itu kak...?
    Saran, kalau bisa kak tolong ditambahkan gambar agar lebih jelas penjelasannya..
    sekian dan terima kasih...
    wassalam...

    BalasHapus
  76. Nama : Udin Basuni Pratama
    Nim : 099104107
    Kelas : B

    Assalamu Alaikum Wr. Wb.
    Menurut Saya untuk Menaikkan Pertumbuhan Ekonomi Indonesia harus bekerja sangat keras, mengapa demikian karena Sumber Daya Manusia dari Indonesia sendiri yang mengakibatkan hal tersebut. Sistem pendidikan yang tidak tertata dengan baik, pola pemikiran yang terkadang takut untuk mencoba hal yang baru dan ketidakmampuan kita untuk mengolah hasil – hasil sumber daya alam yang sangat melimpah. Bangsa kita ini harus berbenah agar kelak anak cucu kita dapat menikmati kehidupan yang layak. Pemerintah harus membuka sesuatu yang dapat menyerap tenaga kerja yang banyak agar kemiskinan dapat dikurangi sedikit demi sedikit dan tingkat kejahatan juga akan semakin berkurang
    Kalau saran dari saya kak yaitu : mungkin dalam pembahasannya perlu disertakan dengan contoh agar kami bisa lebih memahaminya kak dan ada sebagian dari artikel diatas yang tidak disertai dengan gambar dan tabel kak.
    Setelah membaca artikel tersebut timbul pertanyaan Yaitu : Apakah jika Indonesia mengalami pertumbuhan ekonomi maka akan menjamin kehidupan yang layak bagi masyarakat ? dan yang mana mesti didahulukan apakah pemerataan atau pertumbuhan.
    Mohon maaf jika ada kata – kataq yang kurang berkenan kak dan terima kasih.
    Waalaikum Salam Wr.Wb

    BalasHapus
  77. N A M A : Y U Y U N Y U S R I N A
    N I M : 099 104 108
    K E L A S: "B"
    J U R. : PEND. EKONOMI KOPERASI

    Assalamu Alaikum Wr. Wb.

    I. Pada pembahasan permintaan agregatif dan pertumbuhan ekonomi sudah cukup jelas, namun kemudian kalau menurut saya mungkin lebih mudah di pahami ketika Bapak menampilkan gambar/grafik mengenai hubungan antara pertumbuhan kapasitas produksi dengan adanya peningkatan sumber-sumber pertumbuhan ekonomi.

    II. Pada bagian ciri-ciri perekonomian negara berkembang, tepatnya pada point ke-5. Bagi saya ciri tersebut tidak berlaku secara umum, sebab mengapa, sebagaimana kita ketahui bahwa negara sedang berkembang adalah kebanyakan negara yang baru memproklamirkan kemerdekaannya setelah perang dunia ke II, termasuk Indonesia. Disinalah dasar saya sehingga mengatakan point yang dimaksud tersebut tidak berlaku secara umum, karena sebagaimana kita ketahui bahwa indonesia memiliki Sumber Daya Alam (SDA) yang melimpah/banyak namun yang jadi masalah adalah Sumber Daya Manusia(SDM)nya.

    III. Pada bagian Strategi pertumbuhan ekonomi (Industrialisasi Versus Pertanian) menurut saya, sudah merupakan langkah atau strategi yang efektif, selama strategi tersebut tidak mengurangi output dari sektor pertanian itu sendiri. Karena kapan strategi tersebut dapat mengurangi output sektor pertanian, maka hal tersebut merupakan ancaman bagi sektor lain termasuk sektor industri itu sendiri, sebab mengapa sektor pertanian merupakan sektor PEMIMPIN, artinya tanpa sektor pertanian maka sektor industri juga tidak akan beroperasi secara efektif.

    Demikianlah komentar dan saran saya dan mohon maaf atas segala kekurangan yang terdapat didalam penulisan yang dimaksud tersebut.....

    wassalam....

    BalasHapus
  78. Najmiah ( 099104077 )
    Kelas B
    assalamu alaikum wr.wb.....
    terima kasih kepada bapak tlah memberikan kesempatan kepada sya untuk mengomentari artikel bapak.

    inflasi terjadi apabila banyak investor asing yg menanamkan modalnya dalam suatu negara yang mengakibatkan harga barang-barang dalam negara itu melonjak atau kenaikan harga secara kontinu.ekspor yang besar-besaran akan berdampak pada tingginya uang yg beredar di dalam negeri kemudian pertanyaan yang muncul mengapa ekspor yang besar-besaran dalam suatu negara juga mengakibatkan terjadinya infliasi

    BalasHapus
  79. ANDI SYAHRU RAMADHAN
    099104099
    B

    Komentar:
    yaitu kita lihat bahwa, Peran investasi dalam pertumbuhan ekonomi diprakirakan semakin meningkat, didorong berbagai faktor positif seperti potensi pencapaian investment grade serta perbaikan iklim investasi dan birokrasi.
    Sementara itu, konsumsi rumah tangga diprakirakan masih tetap tumbuh tinggi sejalan dengan meningkatnya pendapatan dari upah, hasil ekspor, dan dukungan pembiayaan kredit dari perbankan.
    Dari sisi eksternal, ekspor diprakirakan tumbuh kuat memenuhi peningkatan permintaan di negara-negara partner dagang.
    Berdasarkan lapangan usaha, peningkatan pertumbuhan ekonomi ke depan terutama didukung oleh sektor industri; sektor perdagangan, hotel dan restoran; dan sektor pengangkutan dan komunikasi.
    ya di situlah kita bisa melihat beberapa faktor2 pertumbuhan ekonomi yang tiap tahun semakin meningkat..
    saya harapkan pemerintah juga meratakan pembangunan agar negara kita pertumbuhan ekonominya jauh lebih baik dari negara lain...
    trima kasih....

    BalasHapus
  80. NAMA:RIZWAN BIN M
    NIM:099104085
    CLASS:B

    ASSALAMUALAIKUM WR.WB
    SALAM DAHSYAT DAN SUKSES BUAT KITA SEMUA....setelah membaca semua isi tentang definisi suatu pertumbuhan ekonomi maka dapat sy simpulkan bahwa Pertumbuhan ekonomi dapat diartikan sebagai proses perubahan kondisi perekonomian suatu negara secara berkesinambungan menuju keadaan yang lebih baik selama periode tertentu. Pertumbuhan ekonomi dapat diartikan juga sebagai proses kenaikan kapasitas produksi suatu perekonomian yang diwujudkan dalam bentuk kenaikan pendapatan nasional.
    Perekonomian dikatakan mengalami pertumbuhan apabila jumlah balas jasa riil terhadap penggunaan faktor-faktor produksi pada tahun tertentu lebih besar daripada tahun sebelumnya.
    maka dari itu.pemrintah berperan besar dalam menstabilkan pertumbuhan ekonomi.Masalah pertumbuhan ekonomi ini seringkali dikaitkan dengan pembangunan ekonomi, dimana pembangunan ekonomi adalah suatu proses dimana terjadinya kenaikan output perkapita dalam jangka panjang maupun jangka pendek....
    cukup sekian mungkin dari saya....
    wassalam

    BalasHapus
  81. Nama : Nur Afni.D
    NIM : 099 104 092
    Kelas : B

    Assalamu 'alaikum wr.wb.....
    Artikelnya cukup bagus, namun apalah artinya sebuah teori yang dapat dikatakan 100% sempurna namun aplikasi dan realitanya menimbulkan dampak negatif bagi pihak lain. Saya kurang sepakat dengan redaksi kalimat yang mengatakan bahwa jumlah penduduk yang sangat besar dan laju pertumbuhan yang sangat cepat merupakan hambatan sosial utama dalam menaikkan taraf hidup, karena menurut saya peningkatan taraf hidup, karena menurut saya peningkatan taraf hidup merupakan tanggung jawab setiap individu dan jumlah penduduk yang besar merupakan modal dalam mengelolah sumber daya alam. Saya juga berbeda pendapat tentang ide kapitalisme karena menurut saya kapitalisme tidak cocok diterapkan di Indonesia melihat watak penduduk kita kebanyakan yang tidak memiliki daya saing dan inovasi. Namun, secara pribadi saya belum punya ide tentang system yang cocok diberlakukan di Negara kita ini. Kira-kira ide apa yach yang cocok…?
    Pertumbuhan ekonomi,terutamanya di Indonesia sangat tidak merata. Kemiskinan yang semakin menjadi-jadi, pemerintah bukannya mengentaskan kemiskinan tapi malah menetaskan kemiskinan dan sudah beranak pinak. Dalam meningkatkan pertumbuhna ekonomi, pemerintah menjalin kerjasama dengan Negara lain(hubungan internasional) seperti perdagangan bebas. Akibatnya, negeri ini di banjiri produk asing dan perusahaan domestic tidak mampu bersaing akhirnya gulung tikar. Negara berkembang dengan penduduk yang banyak merupakan pasar yang menggiurkan untuk memasarkan produk capital. Jika demikian, bagaimana pertumbuhan ekonomi bisa meningkat…?
    Negara Kapitalisme tetap jaya karena adanya kita(Negara berkembang) yang memakai produk capital…Kapan yach pemerintah punya solusi real untuk pertumbuhan ekonomi yang merata..?
    Sekian dan Wassalamu 'alaikum wr.wb...

    BalasHapus
  82. Nama : Dani Pratiwi
    NIM : 099104093
    Kelas : B

    Assalamu alaikum wr.wb...
    Teima kasih atas kesempatan yang telah diberikan kepada saya. Pada artikel ini, terkhususnya yang membahas tentang pertumbuhan ekonomi menurut saya sangat bagus. Dimana pada artikel ini telah dijelaskan tentang banyak hal mengenai aspek-aspek pertumbuhan ekonomi bahkan strategi pertumbuhan ekonomi itu sendiri. Disini saya pribadi lebih condong pada poin kedua tentang pertumbuhan ekonomi dan produktifitas yang menjelaskan tentang penyebab rendahnya pendapatan negara yang sedang berkembang adalah berlakunya hukum penambahan hasil yang semakin berkurang, akibat pertambahan penduduk sangat cepat sementara,.......Menurut saya, butuh penjelasan yang lebih rinci tentang hukum pertambahan hasil yang semakin berkurang tersebut, seperti apa dan bagaimana itu bisa terjadi, untuk memudahkan pembaca dalam memahaminya terkhusus diri saya sendiri..
    sekian dan terima kasih..
    wassalam..

    BalasHapus
  83. Nama : Nurwana
    Nim : 099104062
    Kelas: B/Pend. Ekonomi Koperasi

    Assalamu Alaikum Wr. Wb
    Terima kasih sebelumnya atas kesempatan yang telah diberikan kepada saya.........
    Setelah membaca artikel yang telah ka hasan buat, dimana artikel tersebut sangat bagus yang bisa memberikan pengetahuan tambahan tentang pertumbuhan ekonomi terkhusus kepada saya pribadi.
    Pada poin pertama kak, saya ingin mengomentari yang mengenai definisi pertumbuhan ekonomi pada kalimat terakhir, yang bertuliskan bahwa pertumbuhan ekonomi menggambarkan kenaikan taraf hidup diukur dangan output riil per-orang. Sedangkan pada buku Teori Makroekonomi edisi kelima pengarang N. Gregory Mankiw, mengklasifikasikan bahwa untuk mengukur pertumbuhan ekonomi, para ekonom menggunakan data produk domestik bruto (GDP), yang mengukur pendapatan total setiap orang dalam perekonomian. Mohon juga penjelasannya kak tentang bagaimana cara mengukur output riil per-orang dan penjelasannya juga kak dari kelima para ahli yang mengemukakan tentang model pertumbuhan????????????

    S E K I A N......
    Wassalam..................

    BalasHapus
  84. Nama : KASMAN
    NIM : 099 104 058
    Prodi : Pendidikan Ekonomi Koperasi

    Assalamu Alaikum Wr.Wb.
    Kelemahan Penghitungan PDB
    Pakar ekonomi kapitalis meyakinkan kita bahwa kenyataan yang tidak menyenangkan itu hanyalah pengorbanan sementara dalam rangka menuju kemakmuran universal. Dengan pertumbuhan ekonomi, kita akan memperbesar kue ekonomi nsehingga tiap orang akan memperoleh lebih banyak. Walaupun kedengarannya masuk akal, argumentasi itu berdasarkan dua dalil yang tidak benar: pertama, bahwa membuat uang itu sama dengan menciptakan kekayaan, dan kedua, bahwa pertambahan PDB merupakan pertambahan kekayaan dan kesejahteraan masyarakat.
    Kita telah memperlihatkan kepalsuan dalil pertama itu bahwa PDB itu adalah sebuah ukuran yang benar dari kekayaan dan kesejahteraan masyarakat juga sama tidak benarnya. Memang, kerancuan yang cukup besar yang terlambang dalam ukuran kita terhadap PDB adalah sebab utama dari gagalnya kita melihat lebih jelas biaya sesungguhnya dari pertumbuhan ekonomi itu.
    PDB adalah ukuran produksi domestic bruto, yang berarti bahwa ia sebuah petunjuk nilai pasar secara kasar dari transaksi uang terhadap barang dan jasa pada suatu bangsa. Kerja produktif yang dilakukan untuk diri-sendiri atau karena kecintaan saja tidak diperhitungkan, bagaimana pun bermanfaatnya hal itu bagi kesejahteraan. Namun sebaliknya, transaksi yang paling merugikan pun malahan dimasukkan selama diperhitungkan dengan uang.
    Bagi kebanyakan orang awam, jelas bahwa sebuah indeks penciptaan kekayaan yang bermakna harus memperhitungkan jumlah dan kondisi modal produktif sesungguhnya pada suatu bangsa, dengan mengurangi secara tepat depresiasi dan keterkurasan. Tetapi pakar ekonomi kapitalis yang memperhiotungkan PDB bekerja dengan logika lain. Permata, mereka sama sekali tidak menghiraukan segala bentuk modal yang produktif, kecuali modal fisik buatan manusia, seperti gedung dan peralatan. Lalu, alih-alih mengurangi depresiasinya , mereka malah memasukkannya sebagai biaya produksi, sehingga menghitungnya sebagai suatu kontribusi positif bagi hasil produksi bruto. Akibatnya, semakin cepat depresiasi modal fisik buatan manusia, semakin cepat tumbuhnya PDB. Hal yang sama terjadi pula untuk barang-barang konsumen yang tahan lama. Semakin cepat kita membuang dan mengganti mobil, computer, televisi, dan peralatan-peralatan kita, semakin cepat pula PDB tumbuh.
    Dengan ketidaklogisan seperti itu pula, para ekonom yang mempertimbangkan PDB itu sama sekali tidak mempertimbangkan terkurasnya modal hidup, jumlah keseluruhan modal manusia, social dan kelembagaan yang memperbaharui diri, yang berfungsi sebagai fondasi kehidupan dan peradaban. Ketika kita membabat habis hutan atau daerah penangkapan ikan, maka kita menghitung penjualan kayu dan ikan sebagai tambahan kekayaan, tetapi tidak mencatat perubahan yang diperlukan terhadap potensi produktif dan eko-sistem yang hilang. Hal yang sama juga terjadi pada saat kita pada saat kita mengambil minyak bumi dan sumber mineral yang tidak dapat diperbaharui itu dari dalam tanah. Biaya mengeluarkannya diperhitungkan sebagai tambahan PDB, tetapi tidak ada yang dikurangi akibat terkurasnya modal fisik alami kita yang tersedia.
    Selengkapnya Klik Link http://k45m4n-m45yitha.blogspot.com/

    BalasHapus
  85. Nama : MUH . IRWIN
    Nim : 099 104 016
    Kelas / Prodi : A / PEND. EKONOMI KOPERASI

    Bilmillahi rahmaani rahim
    Terima kasih pak atas kesempatan yang telah di berikan.
    Yang pertama, Dari definisi pertumbuhan ekonomi yang bapak tulis, di sini menggambarkan bahwa adanya kenaikan produk nasional bruto riil atau terjadi kenaikan output perkapita, dalam hal ini terjadi peningkatan produksi dengan mempergunakan modal, tenaga kerja dan teknologi, dan dari beberapa referensi yang saya dapatkan bahwa bahwa ada 3 (tiga) aspek yang perlu di lihat dari pertumbuhan ekonomi yaitu :
    - Proses
    - Output perkapita
    - Waktu ( Jangka panjang )
    Jadi, Pada aspek proses disini adalah di mana peran pemerintah dalam upaya untuk meningkatkan pertumbuhan ekonomi sehingga terjadi kenaikan output perkapita, bukan suatu gambaran ekonomi pada suatu saat tetapi dapat di lihat dari aspek dinamis dari suatu perekonomian yaitu melihat bagaimana perekonomian berkembang atau berubah daari waktu ke waktu. Karna dalam proses pertumbuhan ekonomi perlu mendorong pertumbuhan ekonomi berupa pertambahan kuantitas dan kualitas sumber alam, capital (modal) dan kemajuan teknologi memerlukan waktu yang cukup lama.
    Yang kedua, pada pertambahan penduduk di Negara-negara berkembang memang mengalami kesulitan untuk menaikkan taraf hidup penduduknya, tetapi pertambahan penduduk dari waktu ke waktu dapat menjadi motor penggerak pertumbuhan ekonomi. Pertambahan penduduk akan meningkatkan jumlah angkatan kerja yang dapat di manfaatkan untuk mendukung kegiatan produksi. Dengan pendidikan dan pelatihan yang memadai, akan di hasilkan sumber daya manusia yang terlatih dan terampil sehinggga mampu meningkatkan pertumbuhan ekonomi.
    Dalam artikel pertumbuhan ekonomi bapak akan lebih baik lagi jika di sertakan perbedaan pertumbuhan ekonomi di negara- negara terbelakang, berkembang, maupun negara maju, baik itu berupa gambar maupun grafik, sehingga ada pembanding dari setiap negara.
    Demikian komentar dan saran dari saya pak, lebih dan kurang mohon di maafkan.
    Wassalam.

    BalasHapus
  86. Nama : AHMAD AFIAN
    Kelas : A
    Nim : 099 104 018

    Assalamu alaikum WR. WB
    Mengenai penjelasan tentang permintaan agregatif dan pertumbuhan ekonomi, sebaiknya di dalam penjelasan bapak sebaiknya menampilkan gambar grafiknya agar kita lebih dapat memahami tentang terjadinya pertumbuhan kapasitas produksi akibat adanya pertambahan sumber-sumber pertumbuhan ekonomi hingga tingkat PNN kesempatan kerja tahun penuh berikutnya.
    Sekian dan terima kasih pak, lebih dan kurang mohon di maafkan.
    Wassalamu alaikum WR. WB

    BalasHapus
  87. NAMA : ANDI ANNISA SULOLIPU
    NIM : 099 104 001
    KELAS : A

    Assalamu Alaikum wr.wb

    Setelah saya membaca artikel Bapak mengenai Pertumbuhan Ekonomi saya sangat tertarik. Akan tetapi, saya mempunyai kendala sedikit pada point C. Faktor penggerak pertumbuhan ekonomi dalam menanggulang kemiskinan. Disini hanya dijelaskan faktor penggerak pertumbuhan ekonomi saja akan tetapi, tidak ada penjelasan secara rinci mengenai bagaimana cara menanggulangi kemiskinan...
    Mungkin itu saja pak’..

    Terima kasih sebelumnya, kurang lebihya mohon dimaafkan...

    BalasHapus
  88. NAMA : ANDI TENRI AMPA
    NIM : 099 104 002
    KELAS : A

    Assalamu Alaikum wr.wb
    Setelah saya membaca artikel Bapak, saya sangat tertarik pada point D. Peranan penting pemerintah dalam pertumbuhan ekonomi. Mungkin sedikit saran dari sy, di sini dikatakan bahwa negara berkembang itu mengalami ketidak stabilan sosial, politik dan ekonomi. Dimana ke3 (tiga)nya merupakan sumber yang menghalangi pertumbuhan ekonomi. Maka, ke3 (tiga) hal itu perlu diperbaiki atau lebih diperhatikan secara seksama. Di atas dikatakan pula bahwa pemerintah yang kuat dan berwibawa akan menjamin pertumbuhan ekonomi, tapi pada kenyataannya sulit untuk mendapatkn pemerintah seperti itu. Jadi mungkin Bapak bisa menjelaskan tentang hal tersebut....

    Terima kasih,
    Kurang lebihnya mohon dimaafkan.

    BalasHapus
  89. Nama : AL-Ashar
    NIM : 0991040104
    JURUSAN : Pend.Ekonomi Koperasi

    Assalamu Alaikum Wr.Wb,Terima kasih banyak atas artikel yang dimuat selama ini.
    secara garis besar komentar saya rangkum dalam poin yaitu:
    1.Salah satu sebab pertumbuhan adalah akumulasi modal. Namun Investasi modal menuntut penabungan, dan tabungan paling banyak datang dari orang kaya. Di negara-negara berkembang kebanyakan orang miskin dan harus menggunakan pendapatan apa saja yang mereka miliki untuk bertahan hidup. Sehingga pertumbuhan menuntut bahwa pendapatan didistribusikan secara tidak adil.
    2.Agar terjadi pertumbuhan, industri menyebabkan konsumen mengembangkan selera dan pilihan baru. Oleh karena itu, kita tidak mempunyai kebutuhan riil akan banyak hal yang sekarang kita konsumsi.
    3.Dunia mempunyai jumlah sumber daya yang terbatas, dan pertumbuhan yang cepat akan mengkonsumsinya pada tingkat yang tidak dapat dilanjutkan. Karena sumber daya yang tersedia memaksakan pembatas-pembatas pertumbuhan, sekarang kita harus mulai merencanakan masa depan, ketika pertumbuhan tidak munkin lagi.

    Kerumitan perekonomian yang terus berubah membuat banyak ahli ekonomi memikirkian kembali gagasan mereka. salah satu teori Pertumbuhan Baru adalah Paul Romer, seorang ahli ekonomi dari Standford University. Alasan GDP per kapita jauh lebih tinggi di Amerika Serikat daripada di negara maju lain adalah karena Amerika Serikat melakukan investasi secara lebih proporsional di bidang ilmu pengetahuan dan penemuan yang lalu, menimbulkan inovasi dan kemajuan teknologi yang membayarkan dividen besar dalam bentuk prospek pertumbuhan ekonomi jangka-panjang seperti perusahaan Microsoft Corporation. Saran saya bahwa sebaiknya pembahasan teori dan model pertumbuhan ekonomi dapat digambarkan berupa kasus-kasus yang terjadi di salah satu negara hingga dapat mengalami pertumbuhan yang signifikan sehingga teori tersebut masih relevan dan mendukung untuk kondisi dalam suatu negara untuk dapat diaplikasikan.
    terima kasih. TALK LESS DO MORE...! Hidup Mahasiswa.

    BalasHapus
  90. Nama : NURHIDAYANTI
    Nim : 099104008
    Jurusan : Prodi Pend.Ekonomi koperasi (A)
    Berdasarkan artikel bapak menyatakan bahwa pertumbuhan ekonomi adalah proses dimana terjadi kenaikan produk nasional bruto rill atau pendapatan nasional rill. Sedangkan dalam literatur lain mengatakan bahwa pertumbuhan ekonomi merupakan keadaan dimana terdapat peningkatan produk domestik bruto dari suatu negara atau masyarakat (Drs.Alam S.,M.M.1999.Ekonomi jilid 3 untuk SMA Jakarta; Erlangga. Dan dalam buku N.Gregory mankiw) . Dan kita ketahui bahwa terdapat perbedaan antara produk nasional bruto dan produk domestik bruto, jadi mohon penjelasanya....!
    Dalam teori dan model pertumbuhan ekonomi kita telah tahu bahwa terdapat banyak teori yang di kemukakan oleh para ahli, antaralain mashab historis, teori pertumbuhan klasik, teori pertumbuhan neo klasik,teori pertumbuhan ekonomi Harrod-Domar dan teori pertmbuhan ekonomi joshep schumpeter. Dalam artikel bapak hanya menjelaskan beberapa teori saja, sebagai saran sebaiknya jika bapak menjelaskan secara terperinci mengenai teori pertumbuhan mashab historis teori pertumbuhan klasik dan teori pertumbuhan neoklasik.
    Dalam transisi kependudukan, sekiranya bapak menjelaskan defenisi dari transisi kependudukan. Dan dalam faktor penggerak pertubuhan ekonomi dalam artikel bapak menyebutkan beberapa faktor akan tetapi faktor teknologi tidak disebutkan padahal faktor teknologi merupakan faktor penunjang dari pertumbuhan ekonomi.
    D alam strategi pertumbuhan ekonomi terdapat strategi impor versus promosi eksport manyatakan strategi ini secara relatif lebih sukar dilaksanakan karena menuntut kerja keras agar bisa bersaiing di pasar internasional, mungkin lebih baiknya bapak menjelaskan maksud dari kerja keras disini, apakah kerja keras dari segi intelek atau dari segi tenaga kerja itu sendiri.

    BalasHapus
  91. Nama : AMRAN MUAMAR AHMAD
    Nim : 099104024
    Kls : A
    Jrsn : pend. Ekonomi koperasi

    Assalamu alaikum wr.wb

    Terimah kasih atas kesempatan yang diberikan kepada saya untuk memberikan komentar tentang artikel yang bapak buat. Sebagaimana yang kita lihat bersama bahwa negara-negara miskin berpenduduk padat dan banyak hidup pada taraf batas hidup yang rendah dan hal ini sulit menaikkannya. Tapi di lain pihak kita bisa melihat negara-negara yang sudah maju, mereka memilki taraf hidup tinggi dan terus bertambah. Dalam artian bahwa negara yang masih berada pada taraf hidup yang rendah, berarti pertumbuhan ekonominya belum merata, itu di karenakan bahwa pertambahan penduduk yang padat sehingga terjadi pertambahan tenaga kerja yang dalam hal ini suatu negara sulit untuk mencapai yang namanya pertumbuhan ekonomi, sebab pertambahan penduduk bukan sebagai faktor pendorong akan tetapi faktor penghambat suatu pertumbuhan ekonomi, sehingga berlakulah hukum pertambahan hasil yang berkurang mengakibatkan kenaikan output semakin kecil, penurunan produk rata-rata serta penurunan taraf hidup. Akan tetapi kenaiakan jumlah barang-barang kapital, kemajuan teknologi, serta kenaikan kualitas dan keterampilan tenaga kerja cenderung mengimbangi berlakunya hukum pertambahan hasil yang berkurang.
    Jadi mungkin saran saya mengenai hal ini bahwa negara-negara yang taraf hidupnya rendah harus menperhatikan jumlah penduduknya yang sangat cepat, sumber alamnya, kapital dan kemajuan teknologi, sebab jika tidak memperhatikan hal tersebut maka pertumbuhan ekonomi tidak akan merata, karena salah satu faktor yang mendorong pertumbuhan ekonomi disuatu negara adalah jumlah tenaga kerja yang sedikit tp memilki keahlian atau berkualitas dalam memajukan negaranya. Jadi, dapat disimpulkan bahwa pertumbuhan ekonomi akan meningkatkan produktivitas suatu negara.

    Sebelum saya mengakhiri ini, saya masih kurang mengerti maksud pernyataan ini, maka saya ingin meminta sedikit penjelasan dari bapak mengenai hukum pertambahan hasil yang semakin berkurang, karena saya masih belum memahami apa itu arti dari hukum tersebut..?
    Ya mungkin inililah komentar dari saya, mungkin dari bapak melihat masih banyak kekurangan- kekurangan didalamnya, tp hanya inilah kemanpuan saya.

    Asslamu alaikum wr.wb

    BalasHapus
  92. NAMA: JUNAMIN
    NIM : 099104050
    KELAS :A

    ASSALAMU ALAIKUM...........................
    Menurut saya pembahasan blog tentang pertumbuhan ekonomi sangad bagus dan sudah menggambarkan tentang pertumbuhan ekonomi secara keseluruhan dan akan lebih baik lagi jika di sertakan pendapatan para ahli tentang defenisi pertumbuhan ekonomi,dan di sertakan grafik dan gambar dari beberapa teori pertumbuhan ekonomi tersebur
    terima kasih

    BalasHapus
  93. nama : andi inrawana
    kelas : a
    nim : 099104011

    assalamu alaikum wr. Wb.
    pertama-tama saya ucapkan Terima kasih atas kesempatan yang diberikan kepada saya untuk mengomentari artikel yang telah bapak buat.setelah saya membaca artikel bapak, saya merasa sangat terbantu khususnya dalam materi pertumbuhan ekonomi. dari artikel bapak itu saya dapat membandingkan dengan dengan buku2 makroekonomi yang memebahas tentang pertumbuhan ekonomi.dalam artikel bapak khususnya tentang defenisi pertumbuhan ekonomi yaitu proses dimana terjadi kenaikan produk nasional bruto riil atau pendapatan nasional riil.mungkin disini saya mengatakan perlunya penambahan redaksi kalimat sehingga defenisi dari pertumbuhan ekonomi adalah peningkatan atau proses kenaikan produk nasional bruto riil atau pendapatan nasinonl dalam jangka waktu tertentu.sebab perekonomian suatu negara tidak selamanya akan meningkat. perekonomian suatu negara dikatakan meningkat ketika jumlah PDB tahun lalu (PDBto)lebih kecil pada tahun penghitungan (PDB). atau PDB > PDBto.Mungkin hanya ini yang dapat saya komentari lebih dan kurangnya mohon di maafkan

    BalasHapus
  94. nama : andi inrawana
    kelas : a
    Nim: 099104011

    assalamu alaikum wr. Wb.
    Terima kasih atas kesempatan yang diberikan kepada saya untuk mengomentari artikel yang telah bapak buat.setelah saya membaca artikel bapak, saya merasa sangat terbantu khususnya dalam materi pertumbuhan ekonomi. dari artikel bapak itu saya dapat membandingkan dengan dengan buku2 makroekonomi yang memebahas tentang pertumbuhan ekonomi.dalam artikel bapak khususnya tentang defenisi pertumbuhan ekonomi yaitu proses dimana terjadi kenaikan produk nasional bruto riil atau pendapatan nasional riil.mungkin disini saya mengatakan perlunya penambahan redaksi kalimat sehingga defenisi dari pertumbuhan ekonomi adalah peningkatan atau proses kenaikan produk nasional bruto riil atau pendapatan nasinonl dalam jangka waktu tertentu.sebab perekonomian suatu negara tidak selamanya akan meningkat. perekonomian suatu negara dikatakan meningkat ketika jumlah PDB tahun lalu (PDBto)lebih kecil pada tahun penghitungan (PDB). atau PDB > PDBto.
    mungkin hanya itu yang dapat saya sampaikan lebih dan kurangnya mohon dimaavkan..

    BalasHapus
  95. nama : JUM SYAM SURIANI
    NIM : 099104069
    kELAS : B (2009)

    ASSALAMU ALaikum wr.wb.
    Setelah saya membaca artikel di atas saya berpendapat bahwa memang pertambahan penduduk bearti pertambahan tenaga kerja serta berlakunya hukum pertambahan hasil yang berkurang mengakibatkan kenaikan output semakin kecil, penurunan kenaikan produk rata-rata serta penurunan taraf hiduupp.
    Mungkin maksud dari hukum tersebut adalah adanya penambahan hasil produksi yang berkurang sehingga mengakibatkan kenaikan pengeluaran hasil produksi semakin kecil serta mengalami penurunan produk secara merata dan penurunan taraf hidupp..
    Kemudiian, saya juga sependapat bahwa yang menyebabkan rendahnya pendapatan d negara2 yg sdang brkambang yaitu adanya penambahan hasil yang semakin berkurang yang d akibatkan oleh tingkat pertambahan penduduk yang sangat cepat sementara tidak adanya kekuatan yang mendorong pertumbuhan ekonomi ..

    Saran dari saya,,mungkin pemerintah haruss mengambil suatu kebijakan-kebijakan laiin yang lebih efektif agar dapat meningkatkan pertumbuhan ekonomii..

    lebiih dan kurang nya mhoon d maafkann.
    wassalamm

    BalasHapus
  96. Saya ingin semua orang membaca pesan ini dengan saksama. Saya sangat senang untuk membuat kesaksian tentang bagaimana saya mendapatkan pinjaman saya dengan kreditur kreditur legit, saya telah menderita di tangan kreditor internet palsu di situs-situs tertentu, saya telah mengajukan beberapa perusahaan pinjaman di sini dan yang mereka lakukan hanyalah meminta saya untuk Pembayaran dan setelah pembayaran, saya tidak akan mendapatkan pinjaman dari mereka, mereka adalah orang-orang palsu dari Inggris dan bahkan India. Saya merasa sakit karena hutang saya, dan saya membayar pembayaran lain untuk mendapatkan pinjaman agar bisa menghasilkan hutang yang lebih besar. Saya senang ketika teman saya mengatakan kepada saya bahwa dia mendapat pinjaman dari internet, dialah yang memberi tahu saya tentang Nicole Morgan dari NICOLE MORGAN LOAN FIRM, dan saya mengajukan pinjaman sebesar 800 juta, saya mengikuti semua prosedur, Saya pikir saya tidak akan mendapatkan pinjaman, tapi saya sangat senang saat pinjaman saya disetujui dan dikirim langsung ke rekening bank saya dalam waktu 2 hari setelah mendaftar. Saya telah membayar semua hutang saya sekarang dan stabil secara finansial saat saya menulis pesan ini. Jadi jika ada di antara Anda yang mengajukan permohonan pinjaman, Anda harus menghubungi Nicole Morgan di emailnya, mereka adalah satu-satunya pemberi pinjaman pinjaman nyata, yang lain salah. Ikuti saja semua prosedur di Nicole Morgan dan saya jamin Anda akan mendapatkan pinjamannya, jadilah bijak sehingga Anda tidak akan kehilangan uang seperti saya, hubungi ibu Nicole Morgan jika Anda benar-benar membutuhkan pinjaman nicolemorganloan@gmail.com
    Hubungi saya juga supaya saya bisa memberikan informasi lebih lanjut dan penjaga hadijaboften2@gmail.com
    Terima kasih.

    BalasHapus